SOCIAL RETURN ON INVESMENT (SROI): BAGAIMANA DAMPAK ZAKAT PRODUKTIF DALAM KERANGKA SDG’s?
Isi Artikel Utama
Abstrak
ABSTRACT : Research measures the benefits of Jepara Makmur Programme using SDGs framework and SROI approach. It uses a mixed-methods to calculate SROI in line with SDG indicators to measure the benefits of productive zakat at BAZNAS Jepara Regency. The quantitative data analysed and verified using qualitative methods through in-depth interviews. The research results show that the SROI of Jepara Makmur programme in 2022 is 1.49, meaning that every Rp1 of zakat from Jepara Makmur programme provides benefits of Rp1.49 to mustahik. In 2023, the SROI of Jepara Makmur programme was 1.89, meaning that every Rp1 of zakat from Jepara Makmur programme provided benefits of Rp1.89 to mustahik. Meanwhile, in 2024, the SROI of Jepara Makmur programme is 1.58, meaning that every Rp1 of zakat from Jepara Makmur programme provides benefits of Rp1.58 to mustahik. Jepara Makmur programme is in line with the SDGs framework specifically SDG indicators no poverty (1), zero hunger (2), good health and well-being (3), quality education (4), decent work and economic growth (8), industry, innovation and infrastructure (9), reduced inequalities (10), responsible consumption and production (12). This means the BAZNAS Jepara Makmur programme is useful for alleviating poverty and contributes to Indonesia's development.
ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan mengukur manfaat zakat produktif program Jepara Makmur pada kerangka SDGs menggunakan pendekatan SROI. Penelitian ini menggunakan metode campuran untuk menghitung indikator SROI diselaraskan dengan indikator SDGs untuk mengukur manfaat zakat produktif di BAZNAS Kabupaten Jepara kemudian hasil kuantitatif dianalisis dan diverifikasi menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menyatakan bahwa SROI dari program zakat produktif Jepara Makmur tahun 2022 sebesar 1,49 artinya setiap Rp1 dana zakat produktif program Jepara Makmur memberikan manfaat sebesar Rp1,49 bagi mustahik. SROI program zakat produktif Jepara Makmur tahun 2023 sebesar 1,89 artinya setiap Rp1 dana zakat produktif program Jepara Makmur memberikan manfaat sebesar Rp1,89 bagi mustahik. Sedangkan tahun 2024 SROI dari program zakat produktif Jepara Makmur sebesar 1,58 artinya setiap Rp1 dana zakat produktif program Jepara Makmur memberikan manfaat sebesar Rp1,58 bagi mustahik. Program Jepara Makmur dalam kerangka SDGs sesuai dengan indikator SDGs tanpa kemiskinan (1), tanpa kelaparan (2), kesehatan dan kesejahteraan yang baik (3), pendidikan berkualitas (4), pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (8), industri, inovasi, dan infrastruktur (9), mengurangi ketidaksetaraan (10), konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (12). Hal ini berarti program BAZNAS Jepara Makmur selain berguna untuk mengentaskan kemiskinan juga turut berkontribusi pada pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.
Rincian Artikel
Pernyataan Hak Cipta
Kesepakatan tentang Lisensi dan Hak Cipta
Dalam mengirimkan naskah ke Jurnal Among Makarti, penulis menyatakan bahwa:
Mereka telah diberi wewenang oleh rekan penulisnya untuk mengambil bagian dalam pengaturan ini.
Karya yang dideskripsikan sebelumnya belum pernah dipublikasikan secara resmi, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian kuliah, resensi, tesis, atau jurnal overlay yang diterbitkan.
Bahwa karya tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain,
Bahwa publikasinya telah disetujui oleh semua penulis dan oleh otoritas yang berwenang – secara implisit atau eksplisit – yakni dari lembaga tempat karya tersebut dikerjakan.
Mereka menjamin adanya hak untuk mereproduksi materi yang telah diterbitkan atau dilindungi hak cipta di tempat lain.
Mereka menyetujui lisensi dan perjanjian hak cipta ini.
Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan tulisannya di Jurnal Among Makarti menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License sehingga orang lain bisa berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya itu dan publikasi awal ada pada jurnal ini. - Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk membuat dan mendistribusikan karya turunan, tetapi hanya di bawah lisensi yang sama atau kompatibel.
- Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan, termasuk untuk tujuan komersial.
- Sebelum dan selama proses pengiriman, penulis diizinkan dan dianjurkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya, di repositori kelembagaan atau di situs web mereka). Postingan semacam itu akan dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar.
Perizinan untuk Publikasi Data
Jurnal Among Makarti menggunakan berbagai waiver (pengabaian) dan lisensi, yang secara khusus dirancang untuk dan sesuai untuk pengolahan data:
Lisensi Atribusi Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
Dedikasi dan Lisensi Domain Publik Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/
Lisensi penerbitan data lainnya dapat diizinkan sebagai pengecualian (tergantung persetujuan editor berdasarkan kasus per kasus) dan harus ditegaskan dengan pernyataan tertulis dari penulis yang akan dipublikasikan bersama artikel.
Data Terbuka dan Penerbitan serta Berbagi Perangkat Lunak
Jurnal ini berupaya untuk memaksimalkan replikabilitas penelitian yang dipublikasikan. Oleh karena itu, penulis diharuskan untuk membagikan semua data, kode, atau protokol yang mendasari penelitian yang dilaporkan dalam artikelnya. Pengecualian diperkenankan tetapi harus ditegaskan dalam pernyataan publik tertulis yang menyertai artikel tersebut.
Kumpulan data dan perangkat lunak harus disimpan dan diarsipkan secara permanen di repositori yang sesuai, tepercaya, umum, atau domain khusus (silakan lihat http://service.re3data.org dan/atau repositori perangkat lunak seperti GitHub, GitLab, Bioinformatics.org, atau sejenisnya).
Pengidentifikasi tetap terkait (misalnya DOI, atau lainnya) dari kumpulan data harus disertakan dalam data atau bagian sumber perangkat lunak artikel. Referensi kumpulan data dan perangkat lunak juga harus dimasukkan dalam daftar referensi artikel dengan DOI (jika tersedia). Jika tidak ada repositori data khusus domain, penulis harus menyimpan data mereka di repositori umum seperti ZENODO, Dryad, Dataverse, atau yang lainnya.
Data kecil juga dapat diterbitkan sebagai file data atau paket tambahan pada artikel penelitian, namun, penulis harus selalu lebih memilih deposisi dalam repositori data.
Referensi
Abdullah S. 2024. Hasil Wawancara Pribadi: 10 Mei 2024, Desa Bulungan, Jepara.
Arvidson, M., Lyon, F., McKay, S., & Moro, D. (2013). Valuing the social? The nature and controversies of measuring social return on investment (SROI). Voluntary Sector Review, 4(1), 3–18. https://doi.org/10.1332/204080513x661554
Banke-Thomas, A. O., Madaj, B., Charles, A., & Van Den Broek, N. (2015). Social Return on Investment (SROI) methodology to account for value for money of public health interventions: A systematic review. BMC Public Health, 15(1), 1–14. https://doi.org/10.1186/s12889-015-1935-7
Biggeri, M., Clark, D. A., Ferrannini, A., & Mauro, V. (2019). Tracking the SDGs in an ‘integrated’ manner: A proposal for a new index to capture synergies and trade-offs between and within goals. World Development, 122, 628–647. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2019.05.022
Dyah AR. 2024. Hasil Wawancara Pribadi: 10 Mei 2024, Desa Tunahan, Jepara.
Hidayatullah, I. (2019). Implementasi Pendayagunaan Zakat Produktif Terhadap Pemberdayaan Mustahiq Pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lumajang. JES (Jurnal Ekonomi Syariah), 4(2), 129–143. https://doi.org/10.30736/jesa.v4i2.64
Indonesia, P. R. (2011). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat.
Kumar, S. R., & Banke-Thomas, A. (2016). Social return on investment (SROI): An innovative approach to sustainable development goals for sexual and reproductive health programming in sub-saharan africa. African Journal of Reproductive Health, 20(3), 85–93. https://doi.org/10.29063/ajrh2016/v20i3.13
Millar, R., & Hall, K. (2013). Social Return on Investment (SROI) and Performance Measurement: The opportunities and barriers for social enterprises in health and social care. Public Management Review, 15(6), 923–941. https://doi.org/10.1080/14719037.2012.698857
Nicholls, A. (2010). The institutionalization of social investment: The interplay of investment logics and investor rationalities. In Journal of Social Entrepreneurship (Vol. 1, Issue 1). https://doi.org/10.1080/19420671003701257
Nicholls, J., Lawlor, E., Neitzert, E., & Goodspeed, T. (2012). A guide to Social Return on Investment. SROI Network. Green Business: An A-to-Z Guide, 27(January), 669–672. http://hdl.handle.net/10119/11109
Pujiono. 2024. Hasil Wawancara Pribadi: 10 Mei 2024, Desa Kalinyamatan, Jepara.
Sachs, J. D. (2015). The Age of Sustainable Development. Columbia University Press.
Sa’adah. 2024. Hasil Wawancara Pribadi: 10 Mei 2024, Desa Karanggondang, Jepara.
Taplin, D. H., & Clark, H. (2012). Theory of change basics: A primer on theory of change. ActKnowledge, 9. http://www.theoryofchange.org/wp-content/uploads/toco_library/pdf/ToCBasics.pdf
Thoriquddin, M. (2015). Pengelolaan Zakat Produktif Perspektif Maqashid Al-Syari’ah Ibnu ’Asyur. In UIN MALIKI PRESS.
Unggul, P. (2016). Social Return on Investment (SROI) : Sebuah Teknik untuk Mengukur Manfaat dari Sebuah Program. February, 12–13. https://www.researchgate.net/publication/313919309_Social_Return_on_Investment_SROI_Sebuah_Teknik_untuk_Mengukur_Manfaat_Dampak_dari_Sebuah_Program_atau_Proyek
United Nations. (2015). Transforming Our World: The 2030 Agenda for Sustainable Development.