SKEMA MODEL BISNIS SOSIAL UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PENGUSAHA TEMPE MIKRO DI PEDESAAN
Isi Artikel Utama
Abstrak
ABSTRACT : Tempeh is a multi-nutrient national food product that can be a solution to national food insecurity. Tempeh has advantages over other protein sources because it is affordable, easy to obtain, easy to process, and available in markets and even local vegetable vendors. Unfortunately, micro-scale tempeh entrepreneurs in rural areas are vulnerable due to fluctuations in imported soybean prices. Based on this, through a qualitative approach, this study seeks to explore the role of social entrepreneurship to be able to present a social business model scheme that can help tempeh entrepreneurs in rural areas. Social entrepreneurship is an appropriate concept to help tempeh because it provides a solution to social problems with entrepreneurial solutions. Three social business model schemes are presented to be proposed business assistance for tempeh, starting from the entrepreneur support model, market intermediary model, and employment-partnership model. This model can be an effective solution while maintaining local, traditional culture in tempeh production, but with more calculated risks and growing scale to ensure tempeh becomes a solution to national food insecurity.
ABSTRAK : Tempe merupakan produk pangan nasional multi nutrisi yang mampu menjadi solusi kerawanan pangan nasional. Tempe memiliki keunggulan dari sumber protein lain karena harga terjangkau, mudah didapat, mudah diolah, dan tersedia di pasar hingga pedagang sayur lokal. Sayangnya, pengusaha tempe skala mikro di pedesaan memiliki kerentanan karena fluktuasi harga kedelai impor. Atas dasar itu, melalui pendekatan kualitatif, studi ini berupaya mengeksplorasi peran kewirausahaan sosial untuk dapat menghadirkan skema model bisnis sosial yang dapat membantu pengusaha tempe di pedesaan. Kewirausahaan sosial merupakan konsep yang tepat untuk membantu tempe karena menjadi solusi bagi masalah sosial dengan penyelesaian yang bersifat entrepreneurial. Tiga skema model bisnis sosial dihadirkan untuk menjadi usulan pendampingan bisnis bagi tempe mulai dari entrepreneur support model, market intermediary model, dan employment – partnership model. Model ini dapat menjadi solusi efektif dengan tetap menjaga budaya lokal, tradisional, dalam memproduksi tempe, namun dengan risiko yang lebih terkalkulasi dan skala yang semakin bertumbuh untuk memastikan tempe menjadi solusi atas kerawanan pangan nasional.
Rincian Artikel
Pernyataan Hak Cipta
Kesepakatan tentang Lisensi dan Hak Cipta
Dalam mengirimkan naskah ke Jurnal Among Makarti, penulis menyatakan bahwa:
Mereka telah diberi wewenang oleh rekan penulisnya untuk mengambil bagian dalam pengaturan ini.
Karya yang dideskripsikan sebelumnya belum pernah dipublikasikan secara resmi, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian kuliah, resensi, tesis, atau jurnal overlay yang diterbitkan.
Bahwa karya tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain,
Bahwa publikasinya telah disetujui oleh semua penulis dan oleh otoritas yang berwenang – secara implisit atau eksplisit – yakni dari lembaga tempat karya tersebut dikerjakan.
Mereka menjamin adanya hak untuk mereproduksi materi yang telah diterbitkan atau dilindungi hak cipta di tempat lain.
Mereka menyetujui lisensi dan perjanjian hak cipta ini.
Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan tulisannya di Jurnal Among Makarti menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License sehingga orang lain bisa berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya itu dan publikasi awal ada pada jurnal ini. - Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk membuat dan mendistribusikan karya turunan, tetapi hanya di bawah lisensi yang sama atau kompatibel.
- Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan, termasuk untuk tujuan komersial.
- Sebelum dan selama proses pengiriman, penulis diizinkan dan dianjurkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya, di repositori kelembagaan atau di situs web mereka). Postingan semacam itu akan dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar.
Perizinan untuk Publikasi Data
Jurnal Among Makarti menggunakan berbagai waiver (pengabaian) dan lisensi, yang secara khusus dirancang untuk dan sesuai untuk pengolahan data:
Lisensi Atribusi Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
Dedikasi dan Lisensi Domain Publik Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/
Lisensi penerbitan data lainnya dapat diizinkan sebagai pengecualian (tergantung persetujuan editor berdasarkan kasus per kasus) dan harus ditegaskan dengan pernyataan tertulis dari penulis yang akan dipublikasikan bersama artikel.
Data Terbuka dan Penerbitan serta Berbagi Perangkat Lunak
Jurnal ini berupaya untuk memaksimalkan replikabilitas penelitian yang dipublikasikan. Oleh karena itu, penulis diharuskan untuk membagikan semua data, kode, atau protokol yang mendasari penelitian yang dilaporkan dalam artikelnya. Pengecualian diperkenankan tetapi harus ditegaskan dalam pernyataan publik tertulis yang menyertai artikel tersebut.
Kumpulan data dan perangkat lunak harus disimpan dan diarsipkan secara permanen di repositori yang sesuai, tepercaya, umum, atau domain khusus (silakan lihat http://service.re3data.org dan/atau repositori perangkat lunak seperti GitHub, GitLab, Bioinformatics.org, atau sejenisnya).
Pengidentifikasi tetap terkait (misalnya DOI, atau lainnya) dari kumpulan data harus disertakan dalam data atau bagian sumber perangkat lunak artikel. Referensi kumpulan data dan perangkat lunak juga harus dimasukkan dalam daftar referensi artikel dengan DOI (jika tersedia). Jika tidak ada repositori data khusus domain, penulis harus menyimpan data mereka di repositori umum seperti ZENODO, Dryad, Dataverse, atau yang lainnya.
Data kecil juga dapat diterbitkan sebagai file data atau paket tambahan pada artikel penelitian, namun, penulis harus selalu lebih memilih deposisi dalam repositori data.
Referensi
Adepoju, A. O., & Akinluyi, O. I. (2017). Multidimensional poverty status of rural households in Nigeria: Does family planning have any effect? International Journal of Social Economics, 44(8), 1046–1061. https://doi.org/10.1108/IJSE-10-2015-0282
Ahmed, S. K. (2025). Journal of Medicine , Surgery , and Public Health Sample size for saturation in qualitative research : Debates , definitions , and strategies. Journal of Medicine, Surgery, and Public Health, 5(December 2024), 100171. https://doi.org/10.1016/j.glmedi.2024.100171
Ammal, K. A., Al Jassasi, A. R. N., & Alghafri, S. (2022). Do PESTLE Factors Impact the Development of Non-oil Manufacturing Companies in Oman? International Journal of Energy Economics and Policy, 12(6), 146–156. https://doi.org/10.32479/ijeep.13104
Ariani, M., Suryana, A., & Tono. (2023). Kinerja Ketahanan Pangan Indonesia:Pembelajaran Dari Penilaian Dengan Kriteria Global dan Nasional. Analisis Kebijakan Pertanian, 21(1), 1–20. http://dx.doi.org/10.21082/akp.v21n1.2023.1-20
Aryanta, I. W. R. (2023). Kandungan Gizi dan Manfaat Tempe Bagi Kesehatan. Widya Kesehatan, 5(2), 25–32. https://doi.org/10.32795/widyakesehatan.v5i2.4828
Bapanas. (2024). Statistik Ketahanan Pangan 2023. https://pustaka.badanpangan.go.id/user/koleksi/read/58238e9ae2dd305d79c2ebc8c1883422
Barraket, J., Douglas, H., Eversole, R., Mason, C., McNeill, J., &
Morgan, B. (2017). Classifying social enterprise models in Australia. Social Enterprise Journal, 13(4), 345–361. https://doi.org/10.1108/sej-09-2017-0045
Bonfanti, A., Mion, G., Vargas-sánchez, A., & Brunetti, F. (2023). The contribution of manufacturing companies to the achievement of sustainable development goals : An empirical analysis of the operationalization of sustainable business models. Wiley, 32(September 2022), 2490–2508. https://doi.org/10.1002/bse.3260
Bull, M., & Ridley, R. (2019). Towards an Appreciation of Ethics in Social Enterprise Business Models. Journal of Business Ethics, 159(3), 619–634. https://doi.org/10.1007/s10551-018-3794-5
Cahyono, B. (2014). Peran Modal Sosial Dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Petani Tembakau Di Kabupaten Wonosobo. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 15(1), 1–6. https://doi.org/10.1061/(asce)nh.1527-6996.0000469
Che, C. F. (2018). Re-Inventing Community Development : Utilizing Relational Networking and Cultural Assets for Infrastructure Provision. https://doi.org/10.3390/soc8030084
Dayurni, P., & Rahmadani, K. (2022). Sosialisasi Pengenalan dan Strategi Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Desa Cimaung. Batara Wisnu : Indonesian Journal of Community Services, 2(3), 513–519. https://doi.org/10.53363/bw.v2i3.125
de Siqueira, A. C. F., de Amorim, W. A. C., Comini, G. M., & Santos Jhunior, R. de O. (2024). Organizational learning and impact assessments: a study of social businesses. Revista Brasileira de Gestao de Negocios, 26(4), 1–20. https://doi.org/10.7819/rbgn.v26i4.4279
Detelj, K., Kedmenec, I., & Vukovic, K. (2018). Service Learning As a Lever for Rural Social Entrepreneurship Development in Croatia. Economic and Social Development: Book of Proceedings, November, 461–468.
Elisabeth, D. A. A., Ginting, E., & Yulifianti, R. (2018). Response of Tempe Craftsmen to the Introduction of Soybean Superior Varieties for Tempe Production (Original title in Indonesian: Respon Pengrajin Tempe Terhadap Introduksi Varietas Unggul Kedelai Untuk Produksi Tempe). Jurnal Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 20(3), 183. https://doi.org/10.21082/jpptp.v20n3.2017.p183-196
Fidyasari, A., Joko Raharjo, S., & Adhihapsari, W. (2021). Optimizing the Role of Tempe Makers in the Development of KAMPUNG TEMPE Potentials as the Pioneer of Food and Climate Sovereignty. Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 84–92. https://doi.org/10.29062/engagement.v5i1.250
Fuller-love, N., Midmore, P., Thomas, D., & Henley, A. (2006). Entrepreneurship and rural economic development : a scenario analysis approach. Rural Economic Development, 12(5), 289–305. https://doi.org/10.1108/13552550610687655
Geissdoerfer, M., Vladimirova, D., & Evans, S. (2018). Sustainable business model innovation : A review. Journal of Cleaner Production, 198, 401–416. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2018.06.240
Goncharova, N. A., & Merzlyakova, N. V. (2022). Food shortages and hunger as a global problem. Food Science and Technology (Brazil), 42, 1–6. https://doi.org/10.1590/fst.70621
Grassl, W. (2012). Business Models of Social Enterprise: A Design Approach to Hybridity. ACRN Journal of Entrepreneurship Perspectives, 1(1), 37–60.
Gunawan, S., & Kusmulyono, M. S. (2016). Aksesibilitas dan Modal Sosial dalam Menunjang Kerja Individual Pengusaha Mikro Pedesaan. Jurnal Kewirausahaan Dan Usaha Kecil Menengah, 1(2), 68–77.
Harrison, R., Blickem, C., Lamb, J., Kirk, S., & Vassilev, I. (2019). Asset-Based Community Development : Narratives , Practice , and Conditions of Possibility — A Qualitative Study With Community Practitioners. https://doi.org/10.1177/2158244018823081
Johar, N. (2017). Community Participation : A Cementing Process , Theorizing Various Dimensions and Approaches. 22(November), 47–61. DOI:10.21315/jcdc2017.22.supp1.3
Kurniawati, S., Lestiani, D. D., Damastuti, E., & Santoso, M. (2019). The selenium content of Tempeh in Indonesia and its potential contribution to the dietary selenium requirements for adults. Journal of Food Composition and Analysis, 82(May), 103222. https://doi.org/10.1016/j.jfca.2019.05.005
Kusmulyono, M. S. (2019). Memetakan Potensi Desa untuk Wirausaha yang Paripurna. In BUMDesa Pilar Kekuatan Indonesia (Vol. 1, Issue 1, p. 290). Prasetiya Mulya Publishing.
Kusmulyono, M. S., Handoko, R., Ahmad, F., & Renti, F. J. (2022). Kewirausahaan Sosial; Fondasi, Ragam, dan Transformasi (1st ed.). Prasetiya Mulya Publishing.
Lestari, I. (2024). Keterkaitan pangan dan politik-ekonomi global. Gender, Human Development, and Economics, 1(2), 130–142. https://doi.org/10.61511/ghde.v1i2.2024.1212
Lindemann, J. (2019). Gardens and Green Spaces : placemaking and Black entrepreneurialism in Cleveland , Ohio. Agriculture and Human Values, 36(4), 867–878. https://doi.org/10.1007/s10460-019-09947-w
Nguyen, C., Frederick, H., & Nguyen, H. (2014). Female entrepreneurship in rural Vietnam: An exploratory study. International Journal of Gender and Entrepreneurship, 6(1), 50–67. https://doi.org/10.1108/IJGE-04-2013-0034
Ningrati, A. S., & Koerniawan, M. D. (2025). Indonesia’s Readiness The Principles of “Food Sensitive Planning And Urban Design“ Into Practice (Case Study : Kalibaru Coastal Area , Jakarta). IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science, 1459, 1–13. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1459/1/012003
Nur R, T. H., Setyowati, H. N., & Rosemary, R. (2020). Rumah Gizi ‘Aisyiyah: Komunikasi Kesehatan dengan Pendekatan Agama-Budaya. Jurnal Komunikasi Global, 9(1), 141–161. https://doi.org/10.24815/jkg.v9i1.16576
Pato, L., & Teixeira, A. A. C. (2018). Rural entrepreneurship : the tale of a rare event. Journal of Place Management and Development, 11(1), 46–59. https://doi.org/10.1108/JPMD-08-2017-0085
Pratami, K. A., & Mu’arrif, Z. I. (2025). Peran Akses Permodalan Non Perbankan Melalui Program Pnm Mekaar Dalam Pengembangan Umkm Perempuan Di Kota Sungai Penuh. Among Makarti, 18(1), 59. https://doi.org/10.52353/ama.v18i1.832
Prativi, M. B. N., Astuti, D. I., Putri, S. P., Laviña, W. A., Fukusaki, E., & Aditiawati, P. (2023). Metabolite Changes in Indonesian Tempe Production from Raw Soybeans to Over-Fermented Tempe. Metabolites, 13(2). https://doi.org/10.3390/metabo13020300
Rawhouser, H., Cummings, M., & Newbert, S. L. (2019). Social Impact Measurement: Current Approaches and Future Directions for Social Entrepreneurship Research. Entrepreneurship: Theory and Practice, 43(1), 82–115. https://doi.org/10.1177/1042258717727718
Rozi, F., Santoso, A. B., Mahendri, I. G. A. P., Hutapea, R. T. P., Wamaer, D., Siagian, V., Elisabeth, D. A. A., Sugiono, S., Handoko, H., Subagio, H., & Syam, A. (2023). Indonesian market demand patterns for food commodity sources of carbohydrates in facing the global food crisis. Heliyon, 9(6), e16809. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e16809
Rozi, F., Subagio, H., Elisabeth, D. A. A., Mufidah, L., Saeri, M., Supriyadi, Burhansyah, R., Kilmanun, J. C., Krisdiana, R., Hanif, Z.,
Astuty, E. D., & Putri, R. L. (2025). Indonesian foodstuffs in facing global food crisis: Economic aspects of soybean farming. Journal of Agriculture and Food Research, 19(January), 101669. https://doi.org/10.1016/j.jafr.2025.101669
Rusno, R., Putra, D. F., Susanto, G., Kusufa, R. A. B., Firdaus, R. M., Fakih, A., & Ningrum, P. S. (2024). Diversivikasi Produk dan Pemasaran Berbasis IT untuk Meningkatkan Nilai Tambah Omzet Penjualan UMKM Tempe Bagong. Jurnal ABM Mengabdi, 11(2). https://doi.org/10.31966/jam.v11i2.1488
Saputra, I. W. A. R., Susanti, L. E., & Arianti, A. A. A. A. S. (2024). Pemanfaatan Tempe Sebagai Komoditi Lokal Untuk Pasar Global. Sewagati, 3(2), 73–78. https://doi.org/10.59819/sewagati.v3i2.4260
Saunders, M., Lewis, P., & Thornhill, A. (2016). Research Methods for Business Students (7th ed.). Pearson Education Limited.
Shokane, A. L., & Nel, H. (2020). An asset-based participatory community analysis of natural hazards in Naphuno , Greater Tzaneen Municipality , Limpopo province , South Africa. Journal of Disaster Risk Studies, 12(1), 1–11. https://doi.org/10.4102/jamba.v12i1.939
Smith, R. (2017). Examining the characteristics, philosophies, operating practices and growth strategies of village entrepreneurs. International Journal of Entrepreneurial Behaviour and Research, 23(4), 708–725. https://doi.org/10.1108/IJEBR-10-2016-0350
Spieth, P., Schneckenberg, D., & Ricart, J. E. (2014). Business model innovation – state of the art and future challenges for the field. R&D Management, 44(3), 237–247. https://doi.org/10.1111/radm.12071
Wijaya, O. (2017). Strategi Pengembangan Komoditas Pangan Unggulan dalam Menunjang Ketahanan Pangan Wilayah (Studi Kasus di Kabupaten Batang, Propinsi Jawa Tengah). AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research, 3(1). https://doi.org/10.18196/agr.3144
Yuliani, S., Juniawati, Ratnaningsih, & Suryana, E. A. (2022). Characteristics of Tempeh Prepared from Several Varieties of Indonesian Soybeans: Correlations between Soybean Size and Tempeh Quality Properties. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1024(1), 1–8. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1024/1/012051
Yulianto, Y., Amirudin, A., & Nurmono, N. (2024). Kiat Sukses Merambah Bisnis Kuliner Tempe Mendoan Digital di Yayasan Cinta Indonesia. Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul, 2(3), 118–120. https://doi.org/10.37985/pmsdu.v2i3.580
Zainarti, Husnul Khatimah, & Dinda Dewi Rahma Wijaya. (2024). Analisis Pengelolaan Tempe Dalam Perspektif Etika Bisnis Islam Dalam Pengembangan Usaha Umkm Pada Pabrik Tempe Sofyan. Jurnal Rumpun Manajemen Dan Ekonomi, 1(3), 402–410. https://doi.org/10.61722/jrme.v1i3.1695