ECONOMETRIC: FACTORS AFFECTING UNEMPLOYMENT IN SUMATERA PROVINCE
DOI:
https://doi.org/10.52353/ama.v16i2.498Kata Kunci:
Econometrics, Economic Growth, Minimum Wage, Population, UnemploymentAbstrak
ABSTRACT
Economic growth in a country can be hampered due to several factors, including increasing unemployment and poverty in Indonesia. This study aimed to analyze the factors that cause unemployment in Sumatra using a panel data regression model. The results of the panel data regression show that the minimum wage variable has a positive effect on unemployment in Sumatra, the economic growth variable has a negative effect on unemployment in Sumatra, and the population variable has a positive effect on unemployment in Sumatra. The high unemployment rate in a country will cause many problems, including increasing crime. Therefore, it requires attention from the government to equip the high population with counseling, education, coaching, and job training to increase the productivity of its people.
ABSTRAK
Pertumbuhan ekonomi di sebuah negara dapat terhambat dikarenakan beberapa faktor antara lain karena meningkatnya pengangguran dan kemiskinan di Indonesia. Analisis faktor-faktor penyebab pengangguran di Sumatera menggunakan model regresi data panel menjadi tujuan dari penelitian ini. Hasil dari regresi data panel menunjukkan bahwa variabel upah minimum sebuah wilayah memiliki pengaruh positif terhadap pengangguran di Sumatera, variable pertumbuhan ekonomi atau peningkatan nilai barang dan jasa memiliki pengaruh negatif dengan pengangguran di Sumatera, dan variabel jumlah penduduk berpengaruh positif terhadap pengangguran di Sumatera. Tingginya angka pengangguran di sebuah negara akan menimbulkan banyak permasalahan antara lain meningkatkan kriminalitas sehingga membutuhkan perhatian dari pemerintah guna membekali tingginya jumlah penduduk dengan penyuluhan, pendidikan, pembinaan dan pelatihan kerja untuk meningkatkan produktivitas masyarakat.
Referensi
Balasingam, A. S., Hussain, K., & Manaf, A. (2020). Industry perspectives on Malaysian hotel minimum wage issues. Worldwide Hospitality and Tourism Themes, 12(2), 185–197. https://doi.org/10.1108/WHATT-12-2019-0082
Dewita Hia, Y. (2018). Government strategies and policies in tackling unemployment. Economica, 1(2), 208–213. https://dickyfivers.wordpress.com/2012/04/28/strategi-dan-kebijakan-pemerintah-dalam-menanggulangi-pengangguran/
Draper, D. A. G. (2001a). Explaining Unemployment: Econometric Models for The Netherlands.
Draper, D. A. G. (2001b). Explaining Unemployment: Econometric Models for The Netherlands. http://dx.doi.org/10.1108/S0573-8555(1998)0000250015
Effendy, R. S. (2019). Pengaruh Upah Minimum Terhadap Pengurangan Tingkat Pengangguran Terbuka Di Indonesia. Fokus Ekonomi : Jurnal Ilmiah Ekonomi, 14(1), 115–124. https://doi.org/10.34152/fe.14.1.115-124
Fahri, Jalil, A., & Kasnelly, S. (2020). Meningkatnya Angka Pengangguran Di Tengah Pandemi (Covid-19). Al-Mizan: Jurnal Ekonomi Syariah, 2(2), 45–60. http://www.ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/almizan/article/view/142
Fallahi, F., Pourtaghi, H., & Rodriguez, G. (2012). The Unemployment Rate, Unemployment Volatility, and Crime. https://doi.org/10.1108/03068291211224937
Hills, S. M., & Schoellner, T. (2004). European Response To High Rates of Unemployment: Monetary Policy or Deregulation of Part-Time Work? Advances in Industrial and Labor Relations, 13, 1–26. https://doi.org/10.1016/S0742-6186(04)13001-1
Indayani, S., & Hartono, B. (2020). Analisis Pengangguran dan
Pertumbuhan Ekonomi sebagai Akibat Pandemi Covid-19. Jurnal Ekonomi & Manajemen Universitas Bina Sarana Infoematika, 18(2), 201–208. https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/perspektif/article/view/8581
Ishak, K. (2007). FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGANGGURAN DAN INFLIKASINYATERHADAP INDEK PEMBANGUNAN DI INDONESIA. 3–3.
Klein, L. R. (2015). Economics, Econometrics and the LINK : Essays in Article information : Economics, Econometrics and the LINK: Essays in Honor of Lawrence R.Klein, 419–439.
Lindiarta, A. (2014). Analisis Pengaruh Tingkat Upah Minimum, Inflasi, dan Jumlah Penduduk terhadap Pengangguran di Kota Malang (1996-2013). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya, 2(2), 1–15. https://jimfeb.ub.ac.id/index.php/jimfeb/article/view/1232/1135
Lukis Panjawa, J., & Soebagiyo, D. (2014). Efek Peningkatan Upah Minimum Terhadap Tingkat Pengangguran. Jurnal Ekonomi Dan Studi Pembangunan, 15(1), 48–54.
MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI. (2000). Peraturan Menteri No. 01 th 1999. 01.
Prasaja, M. H. (2013). Pengaruh Investasi Asing, Jumlah Penduduk Dan Inflasi Terhadap Pengangguran Terdidik Di Jawa Tengah Periode Tahun 1980-2011. Economics Development Analysis Journal, 2(3), 72–84. https://doi.org/10.15294/edaj.v2i3.1983
Prawira, S. (2018). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum Provinsi, Dan Tingkat Pendidikan Terhadap Pengangguran Terbuka Di Indonesia. Jurnal Ecogen, 1(4), 162. https://doi.org/10.24036/jmpe.v1i1.4735
Setya Ningrum, S. (2017). Analisis Pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka, Indeks Pembangunan Manusia, Dan Upah Minimum Terhadap Jumlah Penduduk Miskin Di Indonesia Tahun 2011-2015. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 15(2), 184–192.
Shabbir, A., & Alam, M. Z. (2019). Factors affecting the level of unemployment in South Asia. https://doi.org/10.1108/JEAS-03-2019-0040
Taime, H., & Djaelani, P. N. (2021). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi dan Jumlah Penduduk Terhadap Tingkat Pengangguran di Kabupaten Mimika. Journal of Economics and Regional Science, 1(1), 54–66.
Zulfa, A. (2016). Pengaruh Pertumbuhan Penduduk dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Tingkat Pengangguran di Kota Lhokseumawe. Jurnal Visioner&Strategis, 5(1), 13–22. https://jurnal.unimal.ac.id/visi/article/view/226
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pernyataan Hak Cipta
Kesepakatan tentang Lisensi dan Hak Cipta
Dalam mengirimkan naskah ke Jurnal Among Makarti, penulis menyatakan bahwa:
Mereka telah diberi wewenang oleh rekan penulisnya untuk mengambil bagian dalam pengaturan ini.
Karya yang dideskripsikan sebelumnya belum pernah dipublikasikan secara resmi, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian kuliah, resensi, tesis, atau jurnal overlay yang diterbitkan.
Bahwa karya tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain,
Bahwa publikasinya telah disetujui oleh semua penulis dan oleh otoritas yang berwenang – secara implisit atau eksplisit – yakni dari lembaga tempat karya tersebut dikerjakan.
Mereka menjamin adanya hak untuk mereproduksi materi yang telah diterbitkan atau dilindungi hak cipta di tempat lain.
Mereka menyetujui lisensi dan perjanjian hak cipta ini.
Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan tulisannya di Jurnal Among Makarti menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License sehingga orang lain bisa berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya itu dan publikasi awal ada pada jurnal ini. - Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk membuat dan mendistribusikan karya turunan, tetapi hanya di bawah lisensi yang sama atau kompatibel.
- Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan, termasuk untuk tujuan komersial.
- Sebelum dan selama proses pengiriman, penulis diizinkan dan dianjurkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya, di repositori kelembagaan atau di situs web mereka). Postingan semacam itu akan dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar.
Perizinan untuk Publikasi Data
Jurnal Among Makarti menggunakan berbagai waiver (pengabaian) dan lisensi, yang secara khusus dirancang untuk dan sesuai untuk pengolahan data:
Lisensi Atribusi Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
Dedikasi dan Lisensi Domain Publik Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/
Lisensi penerbitan data lainnya dapat diizinkan sebagai pengecualian (tergantung persetujuan editor berdasarkan kasus per kasus) dan harus ditegaskan dengan pernyataan tertulis dari penulis yang akan dipublikasikan bersama artikel.
Data Terbuka dan Penerbitan serta Berbagi Perangkat Lunak
Jurnal ini berupaya untuk memaksimalkan replikabilitas penelitian yang dipublikasikan. Oleh karena itu, penulis diharuskan untuk membagikan semua data, kode, atau protokol yang mendasari penelitian yang dilaporkan dalam artikelnya. Pengecualian diperkenankan tetapi harus ditegaskan dalam pernyataan publik tertulis yang menyertai artikel tersebut.
Kumpulan data dan perangkat lunak harus disimpan dan diarsipkan secara permanen di repositori yang sesuai, tepercaya, umum, atau domain khusus (silakan lihat http://service.re3data.org dan/atau repositori perangkat lunak seperti GitHub, GitLab, Bioinformatics.org, atau sejenisnya).
Pengidentifikasi tetap terkait (misalnya DOI, atau lainnya) dari kumpulan data harus disertakan dalam data atau bagian sumber perangkat lunak artikel. Referensi kumpulan data dan perangkat lunak juga harus dimasukkan dalam daftar referensi artikel dengan DOI (jika tersedia). Jika tidak ada repositori data khusus domain, penulis harus menyimpan data mereka di repositori umum seperti ZENODO, Dryad, Dataverse, atau yang lainnya.
Data kecil juga dapat diterbitkan sebagai file data atau paket tambahan pada artikel penelitian, namun, penulis harus selalu lebih memilih deposisi dalam repositori data.