VOLATILITY OF GOLD AND OIL PRICES ON THE INDONESIAN STOCK MARKET IN GEOPOLITICAL CRISIS
DOI:
https://doi.org/10.52353/ama.v18i1.815Kata Kunci:
Oil prices, Gold prices, Volatility, Geopolitical event, GARCHAbstrak
Abstract : This study investigates the impact of oil and gold price volatility on stock market returns in Indonesia during periods of geopolitical instability, specifically the Russia-Ukraine conflict and the Israel-Hamas crisis. Utilizing secondary data, the research analyzes the daily closing prices of West Texas Intermediate (WTI) crude oil, Brent Crude Oil, gold, and the Jakarta Composite Index (JCI). The Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH) (1,1) model is employed as the primary analytical framework. The findings reveal that oil and gold price volatility exerts a positive and unidirectional influence on Indonesian stock returns during the aforementioned geopolitical crises. This suggests that investors tend to seek safe-haven assets, such as gold, in times of economic uncertainty and geopolitical turmoil. The increased volatility in gold prices is indicative of heightened market instability, particularly during financial crises and geopolitical disruptions. These results corroborate the notion of gold serving as a reliable safe-haven asset during periods of economic and geopolitical uncertainty.
Abstrak : Penelitian ini menyelidiki dampak volatilitas harga minyak dan emas terhadap imbal hasil pasar saham di Indonesia selama periode ketidakstabilan geopolitik, khususnya konflik Rusia-Ukraina dan krisis Israel-Hamas. Dengan memanfaatkan data sekunder, penelitian ini menganalisis harga penutupan harian minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), Brent Crude Oil, emas, dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Model Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH) (1,1) digunakan sebagai kerangka analisis utama. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa volatilitas harga minyak dan emas memberikan pengaruh positif dan searah terhadap imbal hasil saham Indonesia selama krisis geopolitik tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa investor cenderung mencari aset safe haven, seperti emas, di saat ketidakpastian ekonomi dan gejolak geopolitik. Meningkatnya volatilitas harga emas merupakan indikasi meningkatnya ketidakstabilan pasar, terutama selama krisis keuangan dan gangguan geopolitik. Hasil ini menguatkan gagasan bahwa emas berfungsi sebagai aset safe haven yang andal selama periode ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.
Referensi
Ali, R., Mangla, I. U., Rehman, R. U., Xue, W., Naseem, M. A., & Ahmad, M. I. (2020). Exchange rate, gold price, and stock market nexus: A quantile regression approach. Risks, 8(3), 86-105. https://doi.org/10.3390/risks8030086
Balcilar, M., Ozdemir, Z. A., & Ozdemir, H. (2021). Dynamic return and volatility spillovers among S&P 500, crude oil, and gold. International Journal of Finance & Economics, 26(1), 153–170. https://doi.org/10.1002/ijfe.1782
Bonato, M., Gkillas, K., Gupta, R., & Pierdzioch, C. (2021). A note on investor happiness and the predictability of realized volatility of gold. Finance Research Letters, 39(3), 101614. https://doi.org/10.1016/j.frl.2020.101614
Bourghelle, D., Jawadi, F., & Rozin, P. (2021). Oil price volatility in the context of Covid-19. International Economics, 167(10), 39–49. https://doi.org/10.1016/j.inteco.2021.05.001
Chen, K., & Wang, M. (2019). Is gold a hedge and safe haven for stock market? Applied Economics Letters, 26(13), 1080–1086. https://doi.org/10.1080/13504851.2018.1537469
Cui xiaozhong, Yen-Ku, K., Maneengam, A., Cong, P. T., Quynh, N. N., Ageli, M. M., & Wisetsri, W. (2022). Covid-19 and oil and gold price volatilities: Evidence from China market. Resources Policy, 79(12), 103024. https://doi.org/10.1016/j.resourpol.2022.103024
Igbinovia, I. M., & Igbinovia, E. L. (2019). Oil price volatility and stock market returns in an emerging economy: Evidence from Nigeria. Sriwijaya International Journal of Dynamic Economics and Business, 20(10), 193–206. https://doi.org/10.29259/sijdeb.v3i3.193-206
Marwanti, M. M., & Robiyanto, R. (2021). Oil and gold price volatility on Indonesian stock market in the period of COVID-19 pandemic. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 23(2), 129–137. https://doi.org/10.9744/jmk.23.2.129-137
Mensi, W., Reboredo, J. C., & Ugolini, A. (2021). Price-switching spillovers between gold, oil, and stock markets: Evidence from the USA and China during the COVID-19 pandemic. Resources Policy, 73(10), 102217. https://doi.org/10.1016/j.resourpol.2021.102217
Morema, K., & Bonga-Bonga, L. (2020). The impact of oil and gold price fluctuations on the South African equity market: Volatility spillovers and financial policy implications. Resources Policy, 68(10), 101740. https://doi.org/10.1016/j.resourpol.2020.101740
Qian, Y., Ralescu, D. A., & Zhang, B. (2019). The analysis of factors affecting global gold price. Resources Policy, 64(12), 101478. https://doi.org/10.1016/j.resourpol.2019.101478
Salisu, A. A., Gupta, R., Bouri, E., & Ji, Q. (2020). The role of global economic conditions in forecasting gold market volatility: Evidence from a GARCH-MIDAS approach. Research in International Business and Finance, 54(12), 101308.
https://doi.org/10.1016/j.ribaf.2020.101308
Singh, N. P., & Joshi, N. (2019). Investigating gold investment as an inflationary hedge. Business Perspectives and Research, 7(1), 30–41. https://doi.org/10.1177/2278533718800178
Sui, M., Rengifo, E. W., & Court, E. (2021). Gold, inflation and exchange rate in dollarized economies – A comparative study of Turkey, Peru and the United States. International Review of Economics & Finance, 71(1), 82–99. https://doi.org/10.1016/j.iref.2020.08.014
Wen, D., Wang, G.-J., Ma, C., & Wang, Y. (2019). Risk spillovers between oil and stock markets: A VAR for VaR analysis. Energy Economics, 80(5), 524–535. https://doi.org/10.1016/j.eneco.2019.02.005
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pernyataan Hak Cipta
Kesepakatan tentang Lisensi dan Hak Cipta
Dalam mengirimkan naskah ke Jurnal Among Makarti, penulis menyatakan bahwa:
Mereka telah diberi wewenang oleh rekan penulisnya untuk mengambil bagian dalam pengaturan ini.
Karya yang dideskripsikan sebelumnya belum pernah dipublikasikan secara resmi, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian kuliah, resensi, tesis, atau jurnal overlay yang diterbitkan.
Bahwa karya tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain,
Bahwa publikasinya telah disetujui oleh semua penulis dan oleh otoritas yang berwenang – secara implisit atau eksplisit – yakni dari lembaga tempat karya tersebut dikerjakan.
Mereka menjamin adanya hak untuk mereproduksi materi yang telah diterbitkan atau dilindungi hak cipta di tempat lain.
Mereka menyetujui lisensi dan perjanjian hak cipta ini.
Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan tulisannya di Jurnal Among Makarti menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License sehingga orang lain bisa berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya itu dan publikasi awal ada pada jurnal ini. - Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk membuat dan mendistribusikan karya turunan, tetapi hanya di bawah lisensi yang sama atau kompatibel.
- Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan, termasuk untuk tujuan komersial.
- Sebelum dan selama proses pengiriman, penulis diizinkan dan dianjurkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya, di repositori kelembagaan atau di situs web mereka). Postingan semacam itu akan dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar.
Perizinan untuk Publikasi Data
Jurnal Among Makarti menggunakan berbagai waiver (pengabaian) dan lisensi, yang secara khusus dirancang untuk dan sesuai untuk pengolahan data:
Lisensi Atribusi Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
Dedikasi dan Lisensi Domain Publik Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/
Lisensi penerbitan data lainnya dapat diizinkan sebagai pengecualian (tergantung persetujuan editor berdasarkan kasus per kasus) dan harus ditegaskan dengan pernyataan tertulis dari penulis yang akan dipublikasikan bersama artikel.
Data Terbuka dan Penerbitan serta Berbagi Perangkat Lunak
Jurnal ini berupaya untuk memaksimalkan replikabilitas penelitian yang dipublikasikan. Oleh karena itu, penulis diharuskan untuk membagikan semua data, kode, atau protokol yang mendasari penelitian yang dilaporkan dalam artikelnya. Pengecualian diperkenankan tetapi harus ditegaskan dalam pernyataan publik tertulis yang menyertai artikel tersebut.
Kumpulan data dan perangkat lunak harus disimpan dan diarsipkan secara permanen di repositori yang sesuai, tepercaya, umum, atau domain khusus (silakan lihat http://service.re3data.org dan/atau repositori perangkat lunak seperti GitHub, GitLab, Bioinformatics.org, atau sejenisnya).
Pengidentifikasi tetap terkait (misalnya DOI, atau lainnya) dari kumpulan data harus disertakan dalam data atau bagian sumber perangkat lunak artikel. Referensi kumpulan data dan perangkat lunak juga harus dimasukkan dalam daftar referensi artikel dengan DOI (jika tersedia). Jika tidak ada repositori data khusus domain, penulis harus menyimpan data mereka di repositori umum seperti ZENODO, Dryad, Dataverse, atau yang lainnya.
Data kecil juga dapat diterbitkan sebagai file data atau paket tambahan pada artikel penelitian, namun, penulis harus selalu lebih memilih deposisi dalam repositori data.












