PENGARUH IMPLEMENTASI PEMBAYARAN DIGITAL TERHADAP STABILITAS PERBANKAN DI INDONESIA (STUDI PADA BANK KONVENSIONAL DI INDONESIA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA)
DOI:
https://doi.org/10.52353/ama.v17i1.628Kata Kunci:
digital payments, banking stability, ZScore, return on assets, return on equityAbstrak
Abstract : This study focuses on how the stabilities of conventionals bank listed on the Indonesia Stocks Exchange (IDX) is impacted by digital payments. This study will also analyze how banks asset qualities and liquidity works as a control factors that may influence the relationship between digital payments and financial stability. Purposive sampling was used to generate a sample of 27 traditional banks. Instrument tests, descriptive analysis, t-tests, F-tests, classical assumption tests, and hypothesis testing with multiple regression analysis were all used to evaluate the data for this study. Based on the study, the stability of conventional banks in Indonesia is positively impacted by Z-Score, return on equity, and return on assets, with Non-Performing Loans and Loan to Deposit Ratio serving as control factors.
Abstrak : Fokus penelitian ini adalah bagaimana pembayaran digital memengaruhi stabilitas bank konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini juga akan membahas bagaimana kualitas aset dan likuiditas perbankan berfungsi sebagai faktor kontrol yang dapat memengaruhi hubungan antara pembayaran digital dan stabilitas keuangan. Kumpulan 27 bank konvensional dihasilkan dari pengambilan sampel purposive. Untuk penelitian ini, data dianalisis melalui uji instrumen, analisis deskriptif, uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan uji hipotesis dengan analisis regresi berganda. Dengan Non-Performing Loans dan Loan to Deposit Ratio sebagai variabel kontrol, penelitian menunjukkan bahwa ZScore, return on assets, dan return on equity menguntungkan stabilitas bank konvensional di Indonesia.
Referensi
Albert, J. R., Song, L. L., & Schou-Zibell, L. (2010). A Macroprudential Framework for Monitoring and Examining Financial Soundness. SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.1587812
Aurazo, J., & Vega, M. (2021). Why people use digital payments: Evidence from micro data in Peru. Latin American Journal of Central Banking, 2(4), 100044. https://doi.org/10.1016/j.latcb.2021.100044
Bacchiocchi, A., Bischi, G. I., & Giombini, G. (2022). Non-performing loans, expectations and banking stability: A dynamic model. Chaos, Solitons & Fractals, 157, 111906. https://doi.org/10.1016/j.chaos.2022.111906
Bastari, A., Eliyana, A., Syabarrudin, A., Arief, Z., & Emur, A. P. (2020). Digitalization in banking sector: The role of intrinsic motivation. Heliyon, 6(12), e05801. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2020.e05801
Diamond, D. W., & Kashyap, A. K. (2016). Chapter 29—Liquidity Requirements, Liquidity Choice, and Financial Stability. In J. B. Taylor & H. Uhlig (Eds.), Handbook of Macroeconomics (Vol. 2, pp. 2263–2303). Elsevier. https://doi.org/10.1016/bs.hesmac.2016.03.011
Forssbæck, J. (2011). Ownership structure, market discipline, and banks’ risk-taking incentives under deposit insurance. Journal of Banking & Finance, 35(10), 2666–2678. https://doi.org/10.1016/j.jbankfin.2011.02.024
Ghosh, S. (2011). A simple index of banking fragility: Application to Indian data. The Journal of Risk Finance, 12(2), 112–120. https://doi.org/10.1108/15265941111112839
Imamah, N., & Ayu Safira, D. (2021). PENGARUH MOBILE BANKING TERHADAP PROFITABILITAS BANK DI BURSA EFEK INDONESIA. Profit, 15(01), 95–103. https://doi.org/10.21776/ub.profit.2021.015.01.10
Kasri, R. A., Indrastomo, B. S., Hendranastiti, N. D., & Prasetyo, M. B. (2022). Digital payment and banking stability in emerging economy with dual banking system. Heliyon, 8(11), e11198. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e11198
Permatasari, K. (2020). PENGARUH PEMBAYARAN NON TUNAI TERHADAP VARIABEL MAKROEKONOMI DI INDONESIA TAHUN 2010-2017. 8.
Tarantang, J., Awwaliyah, A., Astuti, M., & Munawaroh, M. (2019).
PERKEMBANGAN SISTEM PEMBAYARAN DIGITAL PADA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DI INDONESIA. JURNAL AL-QARDH, 4(1), 60–75. https://doi.org/10.23971/jaq.v4i1.1442
Tee, H.-H., & Ong, H.-B. (2016). Cashless payment and economic growth. Financial Innovation, 2(1), 4. https://doi.org/10.1186/s40854-016-0023-z
Zhang, Y., Zhang, G., Liu, L., De Renzis, T., & Schmiedel, H. (2019). Retail payments and the real economy. Journal of Financial Stability, 44, 100690. https://doi.org/10.1016/j.jfs.2019.100690
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pernyataan Hak Cipta
Kesepakatan tentang Lisensi dan Hak Cipta
Dalam mengirimkan naskah ke Jurnal Among Makarti, penulis menyatakan bahwa:
Mereka telah diberi wewenang oleh rekan penulisnya untuk mengambil bagian dalam pengaturan ini.
Karya yang dideskripsikan sebelumnya belum pernah dipublikasikan secara resmi, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian kuliah, resensi, tesis, atau jurnal overlay yang diterbitkan.
Bahwa karya tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain,
Bahwa publikasinya telah disetujui oleh semua penulis dan oleh otoritas yang berwenang – secara implisit atau eksplisit – yakni dari lembaga tempat karya tersebut dikerjakan.
Mereka menjamin adanya hak untuk mereproduksi materi yang telah diterbitkan atau dilindungi hak cipta di tempat lain.
Mereka menyetujui lisensi dan perjanjian hak cipta ini.
Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan tulisannya di Jurnal Among Makarti menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License sehingga orang lain bisa berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya itu dan publikasi awal ada pada jurnal ini. - Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk membuat dan mendistribusikan karya turunan, tetapi hanya di bawah lisensi yang sama atau kompatibel.
- Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan, termasuk untuk tujuan komersial.
- Sebelum dan selama proses pengiriman, penulis diizinkan dan dianjurkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya, di repositori kelembagaan atau di situs web mereka). Postingan semacam itu akan dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar.
Perizinan untuk Publikasi Data
Jurnal Among Makarti menggunakan berbagai waiver (pengabaian) dan lisensi, yang secara khusus dirancang untuk dan sesuai untuk pengolahan data:
Lisensi Atribusi Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
Dedikasi dan Lisensi Domain Publik Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/
Lisensi penerbitan data lainnya dapat diizinkan sebagai pengecualian (tergantung persetujuan editor berdasarkan kasus per kasus) dan harus ditegaskan dengan pernyataan tertulis dari penulis yang akan dipublikasikan bersama artikel.
Data Terbuka dan Penerbitan serta Berbagi Perangkat Lunak
Jurnal ini berupaya untuk memaksimalkan replikabilitas penelitian yang dipublikasikan. Oleh karena itu, penulis diharuskan untuk membagikan semua data, kode, atau protokol yang mendasari penelitian yang dilaporkan dalam artikelnya. Pengecualian diperkenankan tetapi harus ditegaskan dalam pernyataan publik tertulis yang menyertai artikel tersebut.
Kumpulan data dan perangkat lunak harus disimpan dan diarsipkan secara permanen di repositori yang sesuai, tepercaya, umum, atau domain khusus (silakan lihat http://service.re3data.org dan/atau repositori perangkat lunak seperti GitHub, GitLab, Bioinformatics.org, atau sejenisnya).
Pengidentifikasi tetap terkait (misalnya DOI, atau lainnya) dari kumpulan data harus disertakan dalam data atau bagian sumber perangkat lunak artikel. Referensi kumpulan data dan perangkat lunak juga harus dimasukkan dalam daftar referensi artikel dengan DOI (jika tersedia). Jika tidak ada repositori data khusus domain, penulis harus menyimpan data mereka di repositori umum seperti ZENODO, Dryad, Dataverse, atau yang lainnya.
Data kecil juga dapat diterbitkan sebagai file data atau paket tambahan pada artikel penelitian, namun, penulis harus selalu lebih memilih deposisi dalam repositori data.












