INKLUSI KEUANGAN PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KABUPATEN DEMAK
DOI:
https://doi.org/10.52353/ama.v15i2.334Keywords:
financial literacy, fintech and financial inclusionAbstract
The current development of financial technology in Indonesia is at high-speed. The development of fintech has led to several innovations in the form of applications in financial services, such as payment instruments, loan tools and others, which started to gain recognition in this digital era. Some business actors, such as MSMEs in Demak Regency, have also taken advantage of fintech for the convenience of running their business. The level of inclusion is still relatively low as well. The survey illustrates that MSMEs are still not using fintech optimally. The population in this study were all MSMEs in Demak Regency. The data collection is conducted using cross-section data and accidental sampling. The analytical tool used is double step multiple regression, conducted by performing other tests such as normality, classical assumption deviation, goodness of fit, and coefficient of determination test.. The results show that financial literacy has a significant positive impact on financial inclusion (H1 is proven) and affects fintech-based financial services (H2 is proven). Fintech-based financial services have a significant positive effect on financial inclusion (H3 is proven). Fintech-based financial services have the ability to mediate the impact of financial literacy on financial inclusion for MSMEs in Demak Regency.References
Akmal, H., & Saputra, Y. E. K. A. (2016). Analisis tingkat literasi keuangan. Jebi (Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam), 1(2), 235–244.
Aaron, M., Rivadeneyra, F., dan Sohal, S. (2017). Fintech: Is this Time Different? A framework for Assessing Risks and Opportunities for Central Banks. Presented in Bank of Canada Staff Discussion Paper, Canada, Juli 10, 2017.
Asandimitra, N., & Kautsar, A. (2020). The Influence of Financial Information, Financial Literacy, Financial Self-Efficacy, and Emotional Intelligence to Financial. Humanities & Sosial Sciences Reviews, 7(6), 1112–1124.
Atkinson, A., & Messy, F.-A. (2012). Measuring Financial Literacy : Results of the OECD / International Network on Financial Education ( INFE ) Pilot Study (No. 15). https://dx.doi.org/10.1787/5k9csfs90fr4-en
Arner, D., J. Barberis, and R. Buckley. (2015). The Evolution of Fintech: A New Post-Crisis Paradigm?. UNSW Law Research Series, 047.
Durai, T., & Stella, G. (2019). Digital Finance and Its Impact on Financial Inclusion. Research Gate, January. https://mpra.ub.uni-muenchen.de/84771/
Gardeva, A., & Rhyne, E. (2011). Opportunities and Obstacles to Financial Inclusion. Publication 12 Center for Financial Inclusion at Accion International. 1-46.
Ghozali, I. (2018). Aplikas Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25., Edisi 9. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hutabarat, F. (2018). Pengaruh literasi keuangan dan financial technology terhadap inklusi keuangan pada masyarakat jabodetabek. Institut Pertanian Bogor. 1-41.
Kusumaningtuti, S., & Setiawan, C. (2018). Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia. Depok: Rajawali Pres
Kusuma, I.N.P (2019) Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Inklusi Keuangan Melalui Financial Technology Pada Umkm Di Bandar Lampung, Jurnal Manajemen Bisni dan Kewirausahaan, 4 (5). 247-252
Lia M. A dan Nurdin. (2019). Pengaruh Layanan Keuangan Berbasis Teknologi (Fintech) terhadap Literasi Keuangan Masyarakat Dago Atas, Bandung : The Effect of Technology-Based Financial Services (Fintech) on Financial Literacy of the Dago Atas Community, Bandung. Proseding Manajemen. 5 (1). 649-656
Maulani, S. (2016). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi literasi keuangan (Studi pada mahasiswa jurusan manajemen fakultas ekonomi Universitas Negeri Semarang aktif semester genap tahun 2015/2016). Universitas Negeri Semarang.
Mulasiwi, C.M dan Julialevi .O (2020). Optimalisasi Financial Teknologi (Fintech) Terhadap Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan Usaha Menengah Purwokerto. Performance, 27 (1), 12-20
Natalia, M. A., Kurniasari, F., Hendrawaty, E., Dan Oktaviani, V. M. (2020). Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Inklusi Keuangan Dengan Menggunakan Social Capital Sebagai Variabel Mediator. Ultima Management : Jurnal Ilmu Manajemen, 12(1), 16-33.
Peraturan Presiden Republik Indonesia, 2020, Peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2020 Tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif
Pulungan, D. R., & Ndruru, A. (2019). Pengaruh Literasi Keuangan dan Modal Sosial Terhadap Inklusi Keuangan (Studi Kasus pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. In Seminar Nasional & Call For Paper Seminar Bisnis Magister Manajemen (SAMBIS-2019). Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Rohmah, R. M dan Gunarsih, T. (2021). Pengaruh Literasi Keuangan dan Fintech Terhadap Inklusi Keuangan Pada Masyarakat D.I.Yogyakarta. : The Effect Of Financial Literature And Fintech On Financial Inclusion In The Community Of Yogyakarta., Seminar Nasional UNRIYO, Desember. 219-226
Sari, A.N dan Kautsar, A (2020), Analisis Pengaruh Literasi Keuangan, Financial Technology, Dan Demografi Terhadap Inklusi Keuangan Pada Masyarakat Di Kota Surabaya, Jurnal Ilmu Manajemen,8 (4).1233-1246
Sugiarti, E.N. Dianan. N, dan Mawardi, M. C (2019). Peran Fintech Dalam Meningkatkan Literasi Keuangan pada Usaha Mikro Kecil Menengah di Malang. E-JRA. 8 (4), 90-104
Sugiyono, (2019). Metode PEnelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Alfabeta.
Ulfatun, T. U, Umi S., dan Dewi, R.S. (2016). “Analisis Tingkat Literasi Keuangan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta Tahun Angkatan 2012-2014”. Pelita, Vol. XI No. 2, Agustus 2016, 1-13
Yahya, D.R dan Rahayu, R (2020). Inovasi Finacial Technology terhadap Peningkatan Inklusi Keuangan, Media Mahardika, 18 (2). 155-165
Downloads
Published
Issue
Section
License
Pernyataan Hak Cipta
Kesepakatan tentang Lisensi dan Hak Cipta
Dalam mengirimkan naskah ke Jurnal Among Makarti, penulis menyatakan bahwa:
Mereka telah diberi wewenang oleh rekan penulisnya untuk mengambil bagian dalam pengaturan ini.
Karya yang dideskripsikan sebelumnya belum pernah dipublikasikan secara resmi, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian kuliah, resensi, tesis, atau jurnal overlay yang diterbitkan.
Bahwa karya tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain,
Bahwa publikasinya telah disetujui oleh semua penulis dan oleh otoritas yang berwenang – secara implisit atau eksplisit – yakni dari lembaga tempat karya tersebut dikerjakan.
Mereka menjamin adanya hak untuk mereproduksi materi yang telah diterbitkan atau dilindungi hak cipta di tempat lain.
Mereka menyetujui lisensi dan perjanjian hak cipta ini.
Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan tulisannya di Jurnal Among Makarti menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License sehingga orang lain bisa berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya itu dan publikasi awal ada pada jurnal ini. - Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk membuat dan mendistribusikan karya turunan, tetapi hanya di bawah lisensi yang sama atau kompatibel.
- Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan, termasuk untuk tujuan komersial.
- Sebelum dan selama proses pengiriman, penulis diizinkan dan dianjurkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya, di repositori kelembagaan atau di situs web mereka). Postingan semacam itu akan dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar.
Perizinan untuk Publikasi Data
Jurnal Among Makarti menggunakan berbagai waiver (pengabaian) dan lisensi, yang secara khusus dirancang untuk dan sesuai untuk pengolahan data:
Lisensi Atribusi Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
Dedikasi dan Lisensi Domain Publik Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/
Lisensi penerbitan data lainnya dapat diizinkan sebagai pengecualian (tergantung persetujuan editor berdasarkan kasus per kasus) dan harus ditegaskan dengan pernyataan tertulis dari penulis yang akan dipublikasikan bersama artikel.
Data Terbuka dan Penerbitan serta Berbagi Perangkat Lunak
Jurnal ini berupaya untuk memaksimalkan replikabilitas penelitian yang dipublikasikan. Oleh karena itu, penulis diharuskan untuk membagikan semua data, kode, atau protokol yang mendasari penelitian yang dilaporkan dalam artikelnya. Pengecualian diperkenankan tetapi harus ditegaskan dalam pernyataan publik tertulis yang menyertai artikel tersebut.
Kumpulan data dan perangkat lunak harus disimpan dan diarsipkan secara permanen di repositori yang sesuai, tepercaya, umum, atau domain khusus (silakan lihat http://service.re3data.org dan/atau repositori perangkat lunak seperti GitHub, GitLab, Bioinformatics.org, atau sejenisnya).
Pengidentifikasi tetap terkait (misalnya DOI, atau lainnya) dari kumpulan data harus disertakan dalam data atau bagian sumber perangkat lunak artikel. Referensi kumpulan data dan perangkat lunak juga harus dimasukkan dalam daftar referensi artikel dengan DOI (jika tersedia). Jika tidak ada repositori data khusus domain, penulis harus menyimpan data mereka di repositori umum seperti ZENODO, Dryad, Dataverse, atau yang lainnya.
Data kecil juga dapat diterbitkan sebagai file data atau paket tambahan pada artikel penelitian, namun, penulis harus selalu lebih memilih deposisi dalam repositori data.












