ANALISIS KINERJA KEUANGAN UNTUK MENGUKUR KESEHATAN KEUANGAN KOPERASI KSU BMT ARAFAH KECAMATAN BANCAK KABUPATEN SEMARANG
Isi Artikel Utama
Abstrak
Cooperative in running its effort need the performance evaluation periodical utilize to know the its effort health storey;level. One of performance assessment needed assessment of finance performance as one of yardstick of co-operation efficacy.
KSU BMT Arafah Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang one of the type of cooperative of service of finance Moslem law by the effort saving and loan unit, in finance of Moslem law of giving of loan to member named by a defrayal which as a rule referred as by murabahah and mudharobah. Rule about performance of finance and finance health relate at regulation of Minister of Cooperative of State and Small And Medium Industry of number 35.3/Per/M.KUKM/X/2007, where Cooperative can be expressed healthy, healthy enough, under the way and indisposed the than 8 aspect. In this research is direct relevant with the finance performance of there is 5 aspect, that is capital aspect, quality of productive asset, efficiency, likuiditas and also aspect of independence and growth.
Result of research indicate that the aspect of cooperative capital enter at healthy criterion, aspect of quality of productive asset of cooperative enter the fluent criterion, do not risk but there is potency stuck, the, aspect of cooperative efficiency show the storey;level of efficiency and efficient and good finance health, aspect of likuidity of cooperation finance enter the criterion likuid and enough likuid , aspect of independence and growth of cooperative finance enter the criterion with the asset rentability less, capital rentability by xself and high operational independence. As a whole finance performance at KSU BMT Arafah from year 2011 until with the year 2013 showing storey;level of finance health with the healthy criterion.
Matter suggested in this research is the importance of Co-Operation apply the system of asset management of according to standard of Co-Operation Accountancy ( ETAP), improving the quality of resource with the education and training and also try to minimize the defrayal risk by applying principle of elegibility and carefulness in each;every defrayal channeling of member .
Keywords: Capital Aspect, Quality Of Productive Asset, Efficiency, Likuiditas, Independence And Growth
Rincian Artikel
Pernyataan Hak Cipta
Kesepakatan tentang Lisensi dan Hak Cipta
Dalam mengirimkan naskah ke Jurnal Among Makarti, penulis menyatakan bahwa:
Mereka telah diberi wewenang oleh rekan penulisnya untuk mengambil bagian dalam pengaturan ini.
Karya yang dideskripsikan sebelumnya belum pernah dipublikasikan secara resmi, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian kuliah, resensi, tesis, atau jurnal overlay yang diterbitkan.
Bahwa karya tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain,
Bahwa publikasinya telah disetujui oleh semua penulis dan oleh otoritas yang berwenang – secara implisit atau eksplisit – yakni dari lembaga tempat karya tersebut dikerjakan.
Mereka menjamin adanya hak untuk mereproduksi materi yang telah diterbitkan atau dilindungi hak cipta di tempat lain.
Mereka menyetujui lisensi dan perjanjian hak cipta ini.
Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan tulisannya di Jurnal Among Makarti menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License sehingga orang lain bisa berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya itu dan publikasi awal ada pada jurnal ini. - Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk membuat dan mendistribusikan karya turunan, tetapi hanya di bawah lisensi yang sama atau kompatibel.
- Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan, termasuk untuk tujuan komersial.
- Sebelum dan selama proses pengiriman, penulis diizinkan dan dianjurkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya, di repositori kelembagaan atau di situs web mereka). Postingan semacam itu akan dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar.
Perizinan untuk Publikasi Data
Jurnal Among Makarti menggunakan berbagai waiver (pengabaian) dan lisensi, yang secara khusus dirancang untuk dan sesuai untuk pengolahan data:
Lisensi Atribusi Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
Dedikasi dan Lisensi Domain Publik Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/
Lisensi penerbitan data lainnya dapat diizinkan sebagai pengecualian (tergantung persetujuan editor berdasarkan kasus per kasus) dan harus ditegaskan dengan pernyataan tertulis dari penulis yang akan dipublikasikan bersama artikel.
Data Terbuka dan Penerbitan serta Berbagi Perangkat Lunak
Jurnal ini berupaya untuk memaksimalkan replikabilitas penelitian yang dipublikasikan. Oleh karena itu, penulis diharuskan untuk membagikan semua data, kode, atau protokol yang mendasari penelitian yang dilaporkan dalam artikelnya. Pengecualian diperkenankan tetapi harus ditegaskan dalam pernyataan publik tertulis yang menyertai artikel tersebut.
Kumpulan data dan perangkat lunak harus disimpan dan diarsipkan secara permanen di repositori yang sesuai, tepercaya, umum, atau domain khusus (silakan lihat http://service.re3data.org dan/atau repositori perangkat lunak seperti GitHub, GitLab, Bioinformatics.org, atau sejenisnya).
Pengidentifikasi tetap terkait (misalnya DOI, atau lainnya) dari kumpulan data harus disertakan dalam data atau bagian sumber perangkat lunak artikel. Referensi kumpulan data dan perangkat lunak juga harus dimasukkan dalam daftar referensi artikel dengan DOI (jika tersedia). Jika tidak ada repositori data khusus domain, penulis harus menyimpan data mereka di repositori umum seperti ZENODO, Dryad, Dataverse, atau yang lainnya.
Data kecil juga dapat diterbitkan sebagai file data atau paket tambahan pada artikel penelitian, namun, penulis harus selalu lebih memilih deposisi dalam repositori data.