STUDI EKSPLORASI EFEKTIVITAS REVERSE MENTORING TERHADAP PENGUASAAN TEKNOLOGI DI BANK (STUDI KASUS BANK X)
Isi Artikel Utama
Abstrak
Abstract : This study aims to explore the application of Reverse Mentoring to technology mastery in a bank. The study wanted to find out how effective Reverse Mentoring is in helping technology mastery? This is interesting because unlike conventional mentoring, in Reverse Mentoring, the mentoring process is carried out by younger and junior mentors, to older and higher-ranking mentees. In the Reverse Mentoring process, young people are given strategic roles and receive support from the organization to provide mentoring to older people. This study uses a qualitative approach by conducting interviews through purposive sampling. Informants are people involved in the formulation to execution of Reverse Mentoring and users of this program. Thematic analysis was conducted to classify the data obtained. The results showed that Reverse Mentoring is effective in helping technology mastery in the Bank.
Abstrak : Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan Reverse Mentoring terhadap penguasaan teknologi di sebuah bank. Penelitian ingin mengetahui seberapa efektif Reverse Mentoring dalam membantu penguasaan teknologi? Ini menarik karena berbeda dengan mentoring konvensional, dalam Reverse Mentoring, proses mentoring dilakukan oleh mentor yang lebih muda dan junior, terhadap mentee yang lebih tua serta lebih tinggi secara jabatan. Dalam proses Reverse Mentoring, anak muda diberikan peran strategis dan memperoleh dukungan dari organisasi untuk memberikan mentoring kepada yang lebih tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara melalui purposive sampling. Informan adalah orang yang terlibat dalam perumusan hingga eksekusi Reverse Mentoring serta user dari program ini. Analisis tematik dilakukan untuk mengklasifikasikan data yang didapat. Hasilnya, Reverse Mentoring efektif dalam membantu penguasaan teknologi di Bank.
Rincian Artikel
Pernyataan Hak Cipta
Kesepakatan tentang Lisensi dan Hak Cipta
Dalam mengirimkan naskah ke Jurnal Among Makarti, penulis menyatakan bahwa:
Mereka telah diberi wewenang oleh rekan penulisnya untuk mengambil bagian dalam pengaturan ini.
Karya yang dideskripsikan sebelumnya belum pernah dipublikasikan secara resmi, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian kuliah, resensi, tesis, atau jurnal overlay yang diterbitkan.
Bahwa karya tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain,
Bahwa publikasinya telah disetujui oleh semua penulis dan oleh otoritas yang berwenang – secara implisit atau eksplisit – yakni dari lembaga tempat karya tersebut dikerjakan.
Mereka menjamin adanya hak untuk mereproduksi materi yang telah diterbitkan atau dilindungi hak cipta di tempat lain.
Mereka menyetujui lisensi dan perjanjian hak cipta ini.
Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan tulisannya di Jurnal Among Makarti menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License sehingga orang lain bisa berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya itu dan publikasi awal ada pada jurnal ini. - Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk membuat dan mendistribusikan karya turunan, tetapi hanya di bawah lisensi yang sama atau kompatibel.
- Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan, termasuk untuk tujuan komersial.
- Sebelum dan selama proses pengiriman, penulis diizinkan dan dianjurkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya, di repositori kelembagaan atau di situs web mereka). Postingan semacam itu akan dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar.
Perizinan untuk Publikasi Data
Jurnal Among Makarti menggunakan berbagai waiver (pengabaian) dan lisensi, yang secara khusus dirancang untuk dan sesuai untuk pengolahan data:
Lisensi Atribusi Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
Dedikasi dan Lisensi Domain Publik Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/
Lisensi penerbitan data lainnya dapat diizinkan sebagai pengecualian (tergantung persetujuan editor berdasarkan kasus per kasus) dan harus ditegaskan dengan pernyataan tertulis dari penulis yang akan dipublikasikan bersama artikel.
Data Terbuka dan Penerbitan serta Berbagi Perangkat Lunak
Jurnal ini berupaya untuk memaksimalkan replikabilitas penelitian yang dipublikasikan. Oleh karena itu, penulis diharuskan untuk membagikan semua data, kode, atau protokol yang mendasari penelitian yang dilaporkan dalam artikelnya. Pengecualian diperkenankan tetapi harus ditegaskan dalam pernyataan publik tertulis yang menyertai artikel tersebut.
Kumpulan data dan perangkat lunak harus disimpan dan diarsipkan secara permanen di repositori yang sesuai, tepercaya, umum, atau domain khusus (silakan lihat http://service.re3data.org dan/atau repositori perangkat lunak seperti GitHub, GitLab, Bioinformatics.org, atau sejenisnya).
Pengidentifikasi tetap terkait (misalnya DOI, atau lainnya) dari kumpulan data harus disertakan dalam data atau bagian sumber perangkat lunak artikel. Referensi kumpulan data dan perangkat lunak juga harus dimasukkan dalam daftar referensi artikel dengan DOI (jika tersedia). Jika tidak ada repositori data khusus domain, penulis harus menyimpan data mereka di repositori umum seperti ZENODO, Dryad, Dataverse, atau yang lainnya.
Data kecil juga dapat diterbitkan sebagai file data atau paket tambahan pada artikel penelitian, namun, penulis harus selalu lebih memilih deposisi dalam repositori data.
Referensi
Ardianto, R., Ramdhani, R. F., Apriliana Dewi, L. O., Prabowo, A., Saputri, Y. W., Lestari, A. S., & Hadi, N. (2024). Transformasi Digital dan Antisipasi Perubahan Ekonomi Global dalam Dunia Perbankan. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(1), 80–88. https://doi.org/10.60126/maras.v2i1.114
Arun, K., & Kahraman Gedik, N. (2022). Impact of Asian cultural values upon leadership roles and styles. International Review of Administrative Sciences, 88(2), 428–448. https://doi.org/10.1177/0020852320935982
Baker, S. E., & Edwards, R. (2012). How many qualitative interviews is enough? Expert voices and early career reflections on sampling and cases in qualitative research. National Centre for Research Methods. https://eprints.ncrm.ac.uk/2273/
Bank Indonesia. (2024). Survei Perbankan Triwulan I 2024: Penyaluran Kredit Baru Tumbuh Positif. Departemen Komunikasi Bank Indonesia.
Bayu Prawira Hie. (2021). Panduan Transformasi Digital Bank Di Indonesia. MNC Publishing.
BPS. (2023). Jumlah Bank dan Kantor Bank (Unit), 2023. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/OTM3IzI=/jumlah-bank-dan-kantor-bank.html
Bradley, J., Loucks, J., Macaulay, J., Noronha, A., & Wade, M. (2015). An IMD and Cisco Initiative Digital Vortex How Digital Disruption Is Redefining Industries Digital Vortex. Global Center for Digital Business Transformation.
Chaudhuri, S., & Ghosh, R. (2012). Reverse mentoring: A social exchange tool for keeping the boomers engaged and millennials committed. Human Resource Development Review, 11(1), 55–76. https://doi.org/10.1177/1534484311417562
Clarke, A. J., Burgess, A., van Diggele, C., & Mellis, C. (2019). The role of reverse mentoring in medical education: Current insights. In Advances in Medical Education and Practice (Vol. 10, pp. 693–701). Dove Medical Press Ltd. https://doi.org/10.2147/AMEP.S179303
Clutterbuck, D. (2023). Coaching and Mentoring: A Journey Through the Models, Theories, Frameworks and Narratives of David Clutterbuck. Routledge.
Gubler, S. M. (2019). Reverse Mentoring in the Classroom: A Qualitative Study. Brigham Young University.
Hieker, C., & Rushby, M. (2020). Key success factors in implementing sustainable mentor programmes in large organisations. International Journal of Evidence Based Coaching and Mentoring, 18(2), 197–208. https://doi.org/10.24384/sx88-eh86
Holmes, R. (2018). Reverse mentoring is the technique that helps managers as much as their employees. Quartz at Work.
Israni, B. (2022). Reverse Mentoring (RM) an Effective Way to Advance the Principles of Equality, Diversity, and Inclusion Across Universities: a Systematic Review of Literature (SLR). Proceedings of the 2nd. EUt+ International Conference on Equality, Diversity and Inclusion. https://doi.org/10.21427/w5ts-4k96
Jordan, J. , S. M. (2019). Why Junior Employees Should Mentor Senior Employees. Harvard Business Review.
Koopman, R., Englis, P. D., Ehgrenhard, M. L., & Groen, A. (2021). The Chronological Development ofCoaching and Mentoring: Side by SideDisciplines. International Journal of Evidence Based Coaching and Mentoring, 19(1), 137–151. https://doi.org/10.24384/3w69-k922
KPMG. (2019). The Future of Digital Banking. KPMG International.
Sahoo, R. K. (2022). Interview as a Tool for Data Collection in Educational Research. Tools of Data Collection in Educational Research. https://www. researchgate. net/publication/360313105_Interview_as_a_Tool_for_Data_Collection_in_Educational_Research.
Nasfi, N., Solikin, A., Irdiana, S., Nugroho, L., Widyastuti, S., Luhukay, J. M., ... & Riyaldi, M. H. (2022). Uang Dan Perbankan. Widina Bhakti Persada Bandung.
Nasution, A. F. (2023). Metode penelitian kualitatif, Harfa Creative.
Nielsen. (2014). Millennials: Technology = Social Connection. https://www.nielsen.com/insights/2014/millennials-technology-social-connection/
OJK. (2021). Blueprint for Digital Transformation in Banking. Banking Research and Regulation Depertment Indonesia Financial Services Authority.
Rozali, Y. A. (2022). Penggunaan Analisis Konten danAnalisis Tematik. In Penggunaan Analisis Konten dan Analisis Tematik Forum Ilmiah (Vol. 19). www.researchgate.net
Senadjki, A., Au Yong, H. N., Ganapathy, T., & Ogbeibu, S. (2024). Unlocking the potential: the impact of digital leadership on firms’ performance through digital transformation. Journal of Business and Socio-Economic Development, 4(2), 161–177. https://doi.org/10.1108/jbsed-06-2023-0050
T. Kody Frey. (2021). Overcoming Technological Barriers to Instruction: Situating Gen Z Students as Reverse Mentors. Frontiers in Communication.
Türk, A. (2023). Digital leadership role in developing business strategy suitable for digital transformation. Frontiers in Psychology, 13. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.1066180
Vives, X., Capobianco, A., & Claessens, S. (2019). Digital Disruption in Banking. https://www.investopedia.com/terms/c/client-centric.asp;
Westerman, George., Bonnet, Didier., & McAfee, Andrew. (2014). Leading digital : turning technology into business transformation. Harvard Business Review Press.
Zauchner-Studnicka, S. A. (2017). A model for reverse-mentoring in education. International Journal of Educational and Pedagogical Sciences, 11(3), 551-558.