FAKTOR PENENTU NIAT PENGGUNAAN ULANG LAYANAN BANK DIGITAL DI INDONESIA
Isi Artikel Utama
Abstrak
Abstract : This study aims to test the UTAUT2 model by examining the mediating role of intention to reuse on use behaviour in the context of digital banking services in Indonesia. The trust factor is included because trust influences positive behaviour in technology acceptance. A quantitative approach was utilized, with the sample consisting of digital banking users in Indonesia. Data collection was conducted through the distribution of questionnaires, resulting in a total sample of 346 respondents. The collected data was analyzed using the bootstrapping technique with SEM-PLS (SmartPLS 4.0). The results indicate a significant influence of intention to reuse on use behaviour. Additionally, this study identifies a relationship between performance expectancy and intention to reuse, as well as between habit and use behaviour. However, effort expectancy, social influence, hedonic motivation, price value, facilitating conditions, habit, and trust were found to have no significant effect on intention to reuse. Achieving performance expectancy is shown to have a positive impact on the intention to reuse digital banking services.
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menguji model UTAUT2 dengan peran mediasi intention to reuse terhadap use behaviour pada penggunaan layanan bank digital di Indonesia. Faktor trust diikutsertakan karena trust mendefinisikan perilaku positif dalam penerimaan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel penelitian, yaitu pengguna layanan bank digital di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner yang total sampelnya berjumlah sebanyak 346 responden. Kemudian, data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik bootstrapping dengan bantuan aplikasi SEM-PLS (SmartPLS 4.0). Hasilnya adalah terdapat pengaruh antara intention to reuse terhadap use behaviour. Penelitian ini juga terdapat hubungan antara performance expectancy terhadap intention to reuse dan habit terhadap use behaviour. Namun, effort expectancy, social influence, hedonic motivation, price value, facilitating conditions, habit, dan trust tidak berpengaruh terhadap intention to reuse. Penelitian ini menunjukkan ketika performance expectancy tercapai maka akan berpengaruh positif terhadap penggunaan kembali layanan bank digital.
Rincian Artikel
Pernyataan Hak Cipta
Kesepakatan tentang Lisensi dan Hak Cipta
Dalam mengirimkan naskah ke Jurnal Among Makarti, penulis menyatakan bahwa:
Mereka telah diberi wewenang oleh rekan penulisnya untuk mengambil bagian dalam pengaturan ini.
Karya yang dideskripsikan sebelumnya belum pernah dipublikasikan secara resmi, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian kuliah, resensi, tesis, atau jurnal overlay yang diterbitkan.
Bahwa karya tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain,
Bahwa publikasinya telah disetujui oleh semua penulis dan oleh otoritas yang berwenang – secara implisit atau eksplisit – yakni dari lembaga tempat karya tersebut dikerjakan.
Mereka menjamin adanya hak untuk mereproduksi materi yang telah diterbitkan atau dilindungi hak cipta di tempat lain.
Mereka menyetujui lisensi dan perjanjian hak cipta ini.
Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan tulisannya di Jurnal Among Makarti menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License sehingga orang lain bisa berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya itu dan publikasi awal ada pada jurnal ini. - Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk membuat dan mendistribusikan karya turunan, tetapi hanya di bawah lisensi yang sama atau kompatibel.
- Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan, termasuk untuk tujuan komersial.
- Sebelum dan selama proses pengiriman, penulis diizinkan dan dianjurkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya, di repositori kelembagaan atau di situs web mereka). Postingan semacam itu akan dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar.
Perizinan untuk Publikasi Data
Jurnal Among Makarti menggunakan berbagai waiver (pengabaian) dan lisensi, yang secara khusus dirancang untuk dan sesuai untuk pengolahan data:
Lisensi Atribusi Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
Dedikasi dan Lisensi Domain Publik Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/
Lisensi penerbitan data lainnya dapat diizinkan sebagai pengecualian (tergantung persetujuan editor berdasarkan kasus per kasus) dan harus ditegaskan dengan pernyataan tertulis dari penulis yang akan dipublikasikan bersama artikel.
Data Terbuka dan Penerbitan serta Berbagi Perangkat Lunak
Jurnal ini berupaya untuk memaksimalkan replikabilitas penelitian yang dipublikasikan. Oleh karena itu, penulis diharuskan untuk membagikan semua data, kode, atau protokol yang mendasari penelitian yang dilaporkan dalam artikelnya. Pengecualian diperkenankan tetapi harus ditegaskan dalam pernyataan publik tertulis yang menyertai artikel tersebut.
Kumpulan data dan perangkat lunak harus disimpan dan diarsipkan secara permanen di repositori yang sesuai, tepercaya, umum, atau domain khusus (silakan lihat http://service.re3data.org dan/atau repositori perangkat lunak seperti GitHub, GitLab, Bioinformatics.org, atau sejenisnya).
Pengidentifikasi tetap terkait (misalnya DOI, atau lainnya) dari kumpulan data harus disertakan dalam data atau bagian sumber perangkat lunak artikel. Referensi kumpulan data dan perangkat lunak juga harus dimasukkan dalam daftar referensi artikel dengan DOI (jika tersedia). Jika tidak ada repositori data khusus domain, penulis harus menyimpan data mereka di repositori umum seperti ZENODO, Dryad, Dataverse, atau yang lainnya.
Data kecil juga dapat diterbitkan sebagai file data atau paket tambahan pada artikel penelitian, namun, penulis harus selalu lebih memilih deposisi dalam repositori data.
Referensi
Alalwan, A. A., Dwivedi, Y. K., & Rana, N. P. (2017). Factors influencing adoption of mobile banking by Jordanian bank customers: Extending UTAUT2 with trust. International Journal of Information Management, 37(3), 99–110. https://doi.org/10.1016/j.ijinfomgt.2017.01.002
Alalwan, A. A., Dwivedi, Y. K., & Williams, M. D. (2016). Customers’ Intention and Adoption of Telebanking in Jordan. Information Systems Management, 33(2), 154–178. https://doi.org/10.1080/10580530.2016.1155950
Anggraeni, R., Hapsari, R., & Muslim, N. A. (2021). Examining Factors Influencing Consumers Intention and Usage of Digital Banking: Evidence from Indonesian Digital Banking Customers. Asia Pacific Management and Business Application, 009(03), 193–210. https://doi.org/10.21776/ub.apmba.2021.009.03.1
Badan Pusat Statistik. (2021, January 21). Hasil Sensus Penduduk 2020. https://www.bps.go.id/id/website/materi_ind/materiBrsInd-20210121151046.pdf
Chaidir, T., Ro’is, I., & Jufri, A. (2021). Penggunaan Aplikasi Mobile Banking Pada Bank Konvensional dan Bank Syariah di Nusa Tenggara Barat: Pembuktian Model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Elastisitas, 3(1), 61–77.
Chan, R., Troshani, I., Rao Hill, S., & Hoffmann, A. (2022). Towards an understanding of consumers’ FinTech adoption: the case of Open Banking. International Journal of Bank Marketing, 40(4), 886–917. https://doi.org/10.1108/IJBM-08-2021-0397
Chikondi Daka, G., & Phiri, J. (2019). Factors Driving the Adoption of E-banking Services Based on the UTAUT Model. International Journal of Business and Management, 14(6), 43. https://doi.org/10.5539/ijbm.v14n6p43
Gefen, Karahanna, & Straub. (2003). Trust and TAM in Online Shopping: An Integrated Model. MIS Quarterly, 27(1), 51. https://doi.org/10.2307/30036519
Goh, Q. Z., & Nguyen, L. T. P. (2022). Determining Factors that Influence Consumer Behaviour Intention to Use Cashless Payment in Malaysia (pp. 31–51). https://doi.org/10.2991/978-94-6463-080-0_4
Gregori, C., & Laycock, R. (2022). Online Bank Adoption 2022. https://www.finder.com/blog/online-bank-adoption
Indrawati, & Amalia, F. (2019). The Used of Modified UTAUT 2 Model to Analyze The Continuance Intention of Travel Mobile Application. 2019 7th International Conference on Information and Communication Technology (ICoICT), 1–6. https://doi.org/10.1109/ICoICT.2019.8835196
Kotler, P., & Armstrong, G. (2014). Principle Of Marketing (15th ed.). Pearson Education.
Otoritas Jasa Keuangan. (2020). FAQ Fintech Lending. https://ojk.go.id/id/kanal/iknb/data-danstatistik/direktori/fintech/Documents/FAQFintechLending.pdf
Priansa, D. J. (2017). Komunikasi Pemasaran Terpadu (1st ed.). Alfabeta.
Purwanto, E., & Loisa, J. (2020). The Intention and Use Behaviour of the Mobile Banking System in indonesia: UTAUT Model. Technology Reports of Kansai University, 62(6).
Putri, N. I., Herdiana, Y., Suharya, Y., & Munawar, Z. (2021). Kajian Empiris Pada Transformasi Bisnis Digital. ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal), 7(1), 1–15. https://doi.org/10.38204/atrabis.v7i1.600
Schiffman, L., & Kanuk, L. L. (2008). Consumer Behaviour (Vol. 7). Indeks.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (Vol. 26). Alfabeta.
Tamilmani, K., Rana, N. P., & Dwivedi, Y. K. (2019). Use of ‘Habit’ Is not a Habit in Understanding Individual Technology Adoption: A Review of UTAUT2 Based Empirical Studies (pp. 277–294). https://doi.org/10.1007/978-3-030-04315-5_19
Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User Acceptance of Information Technology: Toward a Unified View. MIS Quarterly, 27(3), 425–478. https://doi.org/10.2307/30036540
Venkatesh, V., Thong, J. Y. L., & Xu, X. (2012). Consumer Acceptance and Use of Information Technology: Extending the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology. MIS Quarterly, 36(1), 157–178.
Win, N. N., Aung, P. P., & Phyo, M. T. (2021). Factors Influencing Behavioral Intention to Use and Use Behavior of Mobile Banking in Myanmar Using a Model Based on Unified Acceptance Theory. Human Behavior, Development and Society, 22(1).
Zhou, T., Lu, Y., & Wang, B. (2010). Integrating TTF and UTAUT to explain mobile banking user adoption. Computers in Human Behavior, 26(4), 760–767. https://doi.org/10.1016/j.chb.2010.01.013