PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, KOMPENSASI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN ( Studi Kasus Pada Perhimpunan BMT Indonesia di Kabupaten Semarang )

Andi Setyawan Suyitno, Hardi Utomo

Sari


Abstrak

Di dalam perusahaan, sumber daya manusia adalah asset utama dalam setiap berjalannya suatu kegiatan. Oleh karena itu hendaknya organisasi memberikan arahan yang positif demi tercapainya tujuan organisasi.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kepemimpinan transformasional, kompensasi  dan budaya organisasi terhadap produktivitas kerja karyawan Perhimpunan BMT Indonesia di Kabupaten Semarang. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 66 orang. Untuk menjawab tujuan penelitian yang telah ditetapkan maka data di analisis dengan mengunakan analisa regresi linier berganda. Untuk mengetahui diterima atau ditolaknya hipotesis yang diujikan dalam penelitian ini digunakan uji t dan F. Untuk mengatahui prosentase variabel dependen yang disebabkan oleh variabel Indepanden  maka digunakan koefisien determinasi. Dari uji regresi linier berganda didapatkan persamaan Y = -0,812 + 0,063 X1 + 0,157 X2 + 0,393 X3 Untuk uji t variabel gaya kepemimpinan transformasional (X1) tidak memiliki pengaruh yang signifikan tehadap produktivitas kerja karyawan (Y), dibuktikan dengan t hitung (0,673) < ttabel (1,999) dengan sig. 0,504 > 0,05. Variabel kompensasi (X2) tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) dibuktikan dengan nilai t hitung (1,129) < t tabel (1,999) dengan sig. 0,263 > 0,05. Variabel budaya organisasi (X3) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan (Y), dibuktikan dengan nilai t hitung (3,153) > t tabel (1,999) dengan sig. 0,002 < 0,05. Uji F diperoleh hasil Fhitung (11,142) > Ftabel (2,75), hal  ini berarti bahwa secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel kepemimpinan transformasional (X1), kompensasi (X2) dan budaya organisasi (X3) terhadap produktivitas kerja karyawan (Y). Sehingga hipotesis yang menyatakan ada pengaruh antara variabel independen terhadap variabel dependen adalah terbukti. Hasil uji koefisien determinasi didapatkan nilai Adjusted R2 = 0,319 yang menunjukkan bahwa 31,9% variabel produktivitas kerja pada perhimpunan BMT Indonesia di Kabupaten Semarang dipengaruhi oleh ketiga variabel (kepemimpinan transformasional, kompensasi, dan budaya organisasi), sedangkan sisanya sebesar 100% - 31,9% = 68,1% dipengaruhi oleh variabel independen lainnya diluar penelitian.

 

Kata kunci : kepemimpinan transformasional, kompensasi, budaya organisasi,

                      produktivitas kerja karyawan

Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Copyright : Jurnal Ilmiah Among Makarti 2013