MEMAHAMI PASSION DAN PILIHAN JURUSAN DI PERGURUAN TINGGI UNTUK MENDUKUNG KARIR DI MASA DEPAN: WORKSHOP KARIR SMA MASEHI KUDUS, INDONESIA
Isi Artikel Utama
Abstrak
The phenomenon of difficulty in finding a job causes high school graduates to become more selective in choosing college majors. However, many students still make mistakes in choosing a major, influencing low learning motivation and career problems in the labor market. This Program of Community Service (PkM) is designed to enable students of class XII Masehi Kudus High School to identify their passion, strengthen their self-identity and self-efficacy, and choose a major that fits their interests and capabilities. Observation, interview, and pre-test and post-test to the participants of the workshop are included in this activity. The findings of the analysis revealed an increase in the awareness of participants in knowing themselves, courage in speaking out their opinions, and choosing majors according to potential and interest. The program received positive feedback and is likely to be a viable model in guiding students in making the right choice of majors to enable future careers
Rincian Artikel
Pernyataan Hak Cipta
Kesepakatan tentang Lisensi dan Hak Cipta
Dalam mengirimkan naskah ke Jurnal Abdi Makarti, penulis menyatakan bahwa:
Mereka telah diberi wewenang oleh rekan penulisnya untuk mengambil bagian dalam pengaturan ini.
Karya yang dideskripsikan sebelumnya belum pernah dipublikasikan secara resmi, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian kuliah, resensi, tesis, atau jurnal overlay yang diterbitkan.
Bahwa karya tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain,
Bahwa publikasinya telah disetujui oleh semua penulis dan oleh otoritas yang berwenang – secara implisit atau eksplisit – yakni dari lembaga tempat karya tersebut dikerjakan.
Mereka menjamin adanya hak untuk mereproduksi materi yang telah diterbitkan atau dilindungi hak cipta di tempat lain.
Mereka menyetujui lisensi dan perjanjian hak cipta ini.
Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan tulisannya di Jurnal Abdi Makarti menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License sehingga orang lain bisa berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya itu dan publikasi awal ada pada jurnal ini. - Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk membuat dan mendistribusikan karya turunan, tetapi hanya di bawah lisensi yang sama atau kompatibel.
- Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan, termasuk untuk tujuan komersial.
- Sebelum dan selama proses pengiriman, penulis diizinkan dan dianjurkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya, di repositori kelembagaan atau di situs web mereka). Postingan semacam itu akan dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar.
Perizinan untuk Publikasi Data
Jurnal Abdi Makarti menggunakan berbagai waiver (pengabaian) dan lisensi, yang secara khusus dirancang untuk dan sesuai untuk pengolahan data:
Lisensi Atribusi Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
Dedikasi dan Lisensi Domain Publik Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/
Lisensi penerbitan data lainnya dapat diizinkan sebagai pengecualian (tergantung persetujuan editor berdasarkan kasus per kasus) dan harus ditegaskan dengan pernyataan tertulis dari penulis yang akan dipublikasikan bersama artikel.
Data Terbuka dan Penerbitan serta Berbagi Perangkat Lunak
Jurnal ini berupaya untuk memaksimalkan replikabilitas penelitian yang dipublikasikan. Oleh karena itu, penulis diharuskan untuk membagikan semua data, kode, atau protokol yang mendasari penelitian yang dilaporkan dalam artikelnya. Pengecualian diperkenankan tetapi harus ditegaskan dalam pernyataan publik tertulis yang menyertai artikel tersebut.
Kumpulan data dan perangkat lunak harus disimpan dan diarsipkan secara permanen di repositori yang sesuai, tepercaya, umum, atau domain khusus (silakan lihat http://service.re3data.org dan/atau repositori perangkat lunak seperti GitHub, GitLab, Bioinformatics.org, atau sejenisnya).
Pengidentifikasi tetap terkait (misalnya DOI, atau lainnya) dari kumpulan data harus disertakan dalam data atau bagian sumber perangkat lunak artikel. Referensi kumpulan data dan perangkat lunak juga harus dimasukkan dalam daftar referensi artikel dengan DOI (jika tersedia). Jika tidak ada repositori data khusus domain, penulis harus menyimpan data mereka di repositori umum seperti ZENODO, Dryad, Dataverse, atau yang lainnya.
Data kecil juga dapat diterbitkan sebagai file data atau paket tambahan pada artikel penelitian, namun, penulis harus selalu lebih memilih deposisi dalam repositori data.
Referensi
Berzonsky, M. D. (1989). Identity style. Journal of Adolescent Research, 58(58), 99–104.
Betz, N. E. (2004). Contributions of self-efficacy theory to career counseling: A personal perspective. Career Development Quarterly, 52(4), 340–353. https://doi.org/10.1002/j.2161-0045.2004.tb00950.
Flammer, A. (2015). Self-Efficacy. International Encyclopedia of the Social & Behavioral Sciences: Second Edition, August, 504–508. https://doi.org/10.1016/B978-0-08-097086-8.25033-2.
Frisnoiry, S., Sihotang, H. M. W., Indri, N., & Munthe, T. (2024). Analisis Permasalahan Pengangguran Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi, 17(1).
Hofstede, G., Hofstede, G. J., & Minkov, M. (2010). Cultures and organizations: Software of the mind: Intercultural cooperation and its importance for survival (Third). McGraw-Hill.
Intani, F. S., & Surjaningrum, E. R. (2010). Coping Strategy pada Mahasiswa Salah Jurusan. 12(02), 119–127. http://journal.unair.ac.id/filerPDF/7-12_2.pdf
Jin, L., Watkins, D., & Yuen, M. (2009). Personality, career decision self-efficacy and commitment to the career choices process among Chinese graduate students. Journal of Vocational Behavior, 74(1), 47–52. https://doi.org/10.1016/j.jvb.2008.10.002.
Robison, R. A., Schwarting, R. H., Ellison, N., & Schaalje, G. B. (2012). Measuring the fidelity and stability of denture resin injection systems. Dental Materials, 28(4), e34–e35. https://doi.org/10.1016/j.dental.2012.07.085.
Saputra, F. A., Adityawarman, A., & Nursyabani, S. R. (2024). Analisis Dampak Kesalahan Pemilihan Jurusan terhadap Prestasi Akademik dan Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa. Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan Dan Kebidanan, 2(2), 180–192. https://doi.org/10.61132/corona.v2i2.418.
Serafini, T. E., & Adams, G. R. (2002). Functions of identity: Scale construction and validation. Identity: An International Journal of Theory and Research, 2(4), 363–391.
Serafini, T. E., & Maitland, S. B. (2013). Validating the functions of identity scale: Addressing methodological and conceptual matters. Psychological Reports: Measures Statistics, 112(1), 160–183.
Setiawan, H. (2024). 80 Persen Mahasiswa Salah Jurusan Kuliah, Gejala Dominan IPK Turun. Jawa Pos. https://www.jawapos.com/pendidikan/014697761/80-persen-mahasiswa-salah-jurusan-kuliah-gejala-dominan-ipk-turun#goog_rewarded.
Stryker, S. (2007). Identity theory and personality theory: Mutual relevance. Journal of Personality, 6(73), 1083–1102.
Wenger, E. (1998). Communities of practice: Learning, meaning, and identity. Cambridge University Press.
Zulfikar, F. (2021, November 26). 87 Persen Mahasiswa RI Merasa Salah Jurusan, Apa Sebabnya? Detikedu.