PENINGKATAN PEREKONOMIAN PETANI MELALUI PEMBUATAN BENIH PADI KELAS SEBAR (EXTENSION SEED)
DOI:
https://doi.org/10.52353/abdimakarti.v3i2.734Kata Kunci:
economic growth, seeds, rice, farmers, deflationAbstrak
The economy of farmers in Indonesia can be said to not be in good condition. Only a small number of farmers have been financially successful. The government's role in improving the welfare of farmers has been carried out by paying great attention to the agricultural sector. Sukoharjo Regency is a major contributor to the regional economy through the agricultural sector. In order for the economy of farmers in Sukoharjo Regency to be optimal, training is provided on making rice seeds in the distribution class. The method used in the community service program is through Asset Based Community Development (ABCD). Training and counseling are carried out for the "Ngudi Rejeki" farmer group as a partner. Making good seeds will make plants grow well and the harvest is maximized. Maximum harvest results will directly improve the economy of farmers and increase purchasing power. Deflation in various regions can be suppressed by improving the economy from below, especially farmers.Referensi
Arnani, M. (2024, October). Deflasi adalah Apa? Ini Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya. Kompas.Com. https://money.kompas.com/read/2024/10/04/101500726/deflasi-adalah-apa-ini-pengertian-penyebab-dan-dampaknya
BPS Sukoharjo. (2023). Luas Panen dan Produksi Padi Kabupaten Sukoharjo Tahun 2022. https://sukoharjokab.bps.go.id/
Faridawaty, E., Jasa, M., Soeparno, Andanu, O., Putri, N. M. A. A., & Suryadhi, K. (2022). Studi Pelaksanaan Pasca Panen Benih dan penanganan Limbah di Kelompok Penangkar Benih di Kecamatan Pandih Batu Dan Maliku. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(2).
Fatmawaty, A. S., Bijaksana, A., & Setiawan, R. (2023). Perkembangan Teknologi Panen dan Kelembagaan Panen pada Usahatani Padi. Journal Of Natural Science and Technology Adpertisi, 3(2).
Hartono, Y., Nurwahidah, S., Hakim3, L., Mastar, S., & Annas. (2024). Analisis Manajemen Produksi Benih Padi Bersertifikat Pada BBI Pertanian UPB Utan Kabupaten Sumbawa. JSEP: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 4(2).
Liana, N., Saragih, F. H., Basriwijaya, K. M. Z., & Gustiana, C. (2022). Analisa Hubungan Biaya Produksi Terhadap Luas Lahan Usaha Tani Padi Sawah di Desa Alue Merbau Kecamatan Langsa Timur. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(8), 2557–2564. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.47492/jip.v2i8.1162
Sodiq, F. (2024). Harga Beras Naik “Tertinggi dalam Sejarah” - ’Ini Sangat Tidak Masuk Akal karena Kita Negara Agraris. BBC News.
Waluyo, A., Ahzar, F. A., Nurohman, Y. A., & Qurniawati, R. S. (2023). Theory Planned Behavior Dalam Menganalisis Niat Petani Melakukan Pembiayaan Alsintan Melalui Bank Syariah. Among Makarti, 16(2). https://jurnal.stieama.ac.id/index.php/ama/article/view/511
Waluyo, Nurohman, Y. A., & Qurniawati, R. S. (2023). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengembangan Ekonomi Remaja Masjid. Abdi Makarti, 2(2), 153–160.
Yuniar, A. M. B. (2024). Mantap Lur! Peringkat 2 Nasional Penghasil Padi, Distanakan Sukoharjo Raih Penghargaan dari Kementan. TribunNews.Com.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pernyataan Hak Cipta
Kesepakatan tentang Lisensi dan Hak Cipta
Dalam mengirimkan naskah ke Jurnal Abdi Makarti, penulis menyatakan bahwa:
Mereka telah diberi wewenang oleh rekan penulisnya untuk mengambil bagian dalam pengaturan ini.
Karya yang dideskripsikan sebelumnya belum pernah dipublikasikan secara resmi, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian kuliah, resensi, tesis, atau jurnal overlay yang diterbitkan.
Bahwa karya tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain,
Bahwa publikasinya telah disetujui oleh semua penulis dan oleh otoritas yang berwenang – secara implisit atau eksplisit – yakni dari lembaga tempat karya tersebut dikerjakan.
Mereka menjamin adanya hak untuk mereproduksi materi yang telah diterbitkan atau dilindungi hak cipta di tempat lain.
Mereka menyetujui lisensi dan perjanjian hak cipta ini.
Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan tulisannya di Jurnal Abdi Makarti menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License sehingga orang lain bisa berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya itu dan publikasi awal ada pada jurnal ini. - Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk membuat dan mendistribusikan karya turunan, tetapi hanya di bawah lisensi yang sama atau kompatibel.
- Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan, termasuk untuk tujuan komersial.
- Sebelum dan selama proses pengiriman, penulis diizinkan dan dianjurkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya, di repositori kelembagaan atau di situs web mereka). Postingan semacam itu akan dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar.
Perizinan untuk Publikasi Data
Jurnal Abdi Makarti menggunakan berbagai waiver (pengabaian) dan lisensi, yang secara khusus dirancang untuk dan sesuai untuk pengolahan data:
Lisensi Atribusi Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
Dedikasi dan Lisensi Domain Publik Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/
Lisensi penerbitan data lainnya dapat diizinkan sebagai pengecualian (tergantung persetujuan editor berdasarkan kasus per kasus) dan harus ditegaskan dengan pernyataan tertulis dari penulis yang akan dipublikasikan bersama artikel.
Data Terbuka dan Penerbitan serta Berbagi Perangkat Lunak
Jurnal ini berupaya untuk memaksimalkan replikabilitas penelitian yang dipublikasikan. Oleh karena itu, penulis diharuskan untuk membagikan semua data, kode, atau protokol yang mendasari penelitian yang dilaporkan dalam artikelnya. Pengecualian diperkenankan tetapi harus ditegaskan dalam pernyataan publik tertulis yang menyertai artikel tersebut.
Kumpulan data dan perangkat lunak harus disimpan dan diarsipkan secara permanen di repositori yang sesuai, tepercaya, umum, atau domain khusus (silakan lihat http://service.re3data.org dan/atau repositori perangkat lunak seperti GitHub, GitLab, Bioinformatics.org, atau sejenisnya).
Pengidentifikasi tetap terkait (misalnya DOI, atau lainnya) dari kumpulan data harus disertakan dalam data atau bagian sumber perangkat lunak artikel. Referensi kumpulan data dan perangkat lunak juga harus dimasukkan dalam daftar referensi artikel dengan DOI (jika tersedia). Jika tidak ada repositori data khusus domain, penulis harus menyimpan data mereka di repositori umum seperti ZENODO, Dryad, Dataverse, atau yang lainnya.
Data kecil juga dapat diterbitkan sebagai file data atau paket tambahan pada artikel penelitian, namun, penulis harus selalu lebih memilih deposisi dalam repositori data.









