PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN EKONOMI REMAJA MASJID
DOI:
https://doi.org/10.52353/abdimakarti.v2i2.526Kata Kunci:
waqf, goat seeds, modern livestock, Tempuran village.Abstrak
People's hopes of getting a better life can be done by developing the economy. One way to develop the economy is by developing livestock businesses. Village communities who work as farmers often experience economic difficulties so solutions need to be provided to help the family economy. Mosque youth have the potential to be provided with economic development programs through goat seed waqf. Mosque youth as the next generation have greater opportunities for economic development in the future. The aim of the community service program implemented in Tempuran Village is to improve the economy through goat seed waqf. The community service program is divided into four stages. Starting from deepening the problem, focus group discussions determining material, training; and mentoring. The results of this program provide the benefit of increasing income for the community in Tempuran Village by optimizing the goat seed waqf.Referensi
Ahzar, Y. A. N. F. A. (2019). Peningkatan Pendapatan Masyarakat Melalui Industri Kreatif Pada Wisata Religi Masjid Jami’ Menggoro Dan Wisata Tradisi Jumat Pahing. Membangun Ekonomi Kreatif Yang Berdaya Saing, 292–299.
Alfani, S. F., & Pratiwi, I. M. (2021). Empowerment of the Mosque Youth Association (IRMA) in Cikadu Village in theUtilization of Patchwork Wast. Rocerdings UIN Sunan Gunung Djati, 151–156.
Imanuel Jaya. (2022). Peran Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Dalam Program Subsidi Bibit Sapi Terhadap Perkembangan Perekonomian Masyarakat. Jurnal Administrasi Publik (JAP), 8(2).
Kadim, Sunardi, N., Lesmana, R., & Sutarman, A. (2019). Revitalization of the Mosque’s Function as a Center of Strengthening of People’s Cattle Farmers Management through Integrated Community Empowerment Institutions (LEMPERMADU). (A Case Study in Ainul Yaqin Mosque,Jontlak Village, Praya District, Middle Lomb. Jurnal Abdi Masyarakat Humanis, 1(1), 10–20.
Magdalena, S., Natadiputri, Nailufar, & Purwadaria. (2013). Utilization of Natural Products as Functional Feed. Wartazoa, 23(1), 31–40.
Nurohman, Y. A., Qurniawati, R. S., & Hasyim, F. (2019). Dana Desa Dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Pada Desa Wisata Menggoro. Magisma: Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis, 7(1), 35–43. https://doi.org/10.35829/magisma.v7i1.38
Setiawan, K. (2020). Kementerian Pertanian: Petani Muda Hanya 2,7 Juta Atau 8 Persen. Tempo.Co. https://bisnis.tempo.co/read/1330943/kementerian-pertanian-petani-muda-hanya-27-juta-atau-8-persen
Susanti, Y., Priyarsono, D. S., & Mulatsih, S. (2014). Pengembangan Peternakan Sapi Potong Untuk Peningkatan Perekonomian Provinsi Jawa Tengah: Suatu Pendekatan Perencanaan Wilayah. Jurnal Agribisnis Indonesia, 2(2), 177–190.
Waluyo, A., Ahzar, F. A., & Nurohman, Y. A. (2023). Strategi Peningkatan Kesejahteraan Petani di Kabupaten Temanggung: Sebuah Analisis SWOT. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian (JESP), 16(2), 215–226. https://doi.org/https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JSEP/article/view/40486
Yusuf, Rahayu, M., Nursan, M., FR, A. F. U., Septiadi, D., & Suparyana, P. K. (2022). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Tani Lahana Kering Melalui Pengembangan Usahatani Terpadu Berbasis Ternak Sapi Bali di Desa Selengan Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(3).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pernyataan Hak Cipta
Kesepakatan tentang Lisensi dan Hak Cipta
Dalam mengirimkan naskah ke Jurnal Abdi Makarti, penulis menyatakan bahwa:
Mereka telah diberi wewenang oleh rekan penulisnya untuk mengambil bagian dalam pengaturan ini.
Karya yang dideskripsikan sebelumnya belum pernah dipublikasikan secara resmi, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian kuliah, resensi, tesis, atau jurnal overlay yang diterbitkan.
Bahwa karya tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain,
Bahwa publikasinya telah disetujui oleh semua penulis dan oleh otoritas yang berwenang – secara implisit atau eksplisit – yakni dari lembaga tempat karya tersebut dikerjakan.
Mereka menjamin adanya hak untuk mereproduksi materi yang telah diterbitkan atau dilindungi hak cipta di tempat lain.
Mereka menyetujui lisensi dan perjanjian hak cipta ini.
Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan tulisannya di Jurnal Abdi Makarti menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License sehingga orang lain bisa berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya itu dan publikasi awal ada pada jurnal ini. - Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk membuat dan mendistribusikan karya turunan, tetapi hanya di bawah lisensi yang sama atau kompatibel.
- Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan, termasuk untuk tujuan komersial.
- Sebelum dan selama proses pengiriman, penulis diizinkan dan dianjurkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya, di repositori kelembagaan atau di situs web mereka). Postingan semacam itu akan dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar.
Perizinan untuk Publikasi Data
Jurnal Abdi Makarti menggunakan berbagai waiver (pengabaian) dan lisensi, yang secara khusus dirancang untuk dan sesuai untuk pengolahan data:
Lisensi Atribusi Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
Dedikasi dan Lisensi Domain Publik Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/
Lisensi penerbitan data lainnya dapat diizinkan sebagai pengecualian (tergantung persetujuan editor berdasarkan kasus per kasus) dan harus ditegaskan dengan pernyataan tertulis dari penulis yang akan dipublikasikan bersama artikel.
Data Terbuka dan Penerbitan serta Berbagi Perangkat Lunak
Jurnal ini berupaya untuk memaksimalkan replikabilitas penelitian yang dipublikasikan. Oleh karena itu, penulis diharuskan untuk membagikan semua data, kode, atau protokol yang mendasari penelitian yang dilaporkan dalam artikelnya. Pengecualian diperkenankan tetapi harus ditegaskan dalam pernyataan publik tertulis yang menyertai artikel tersebut.
Kumpulan data dan perangkat lunak harus disimpan dan diarsipkan secara permanen di repositori yang sesuai, tepercaya, umum, atau domain khusus (silakan lihat http://service.re3data.org dan/atau repositori perangkat lunak seperti GitHub, GitLab, Bioinformatics.org, atau sejenisnya).
Pengidentifikasi tetap terkait (misalnya DOI, atau lainnya) dari kumpulan data harus disertakan dalam data atau bagian sumber perangkat lunak artikel. Referensi kumpulan data dan perangkat lunak juga harus dimasukkan dalam daftar referensi artikel dengan DOI (jika tersedia). Jika tidak ada repositori data khusus domain, penulis harus menyimpan data mereka di repositori umum seperti ZENODO, Dryad, Dataverse, atau yang lainnya.
Data kecil juga dapat diterbitkan sebagai file data atau paket tambahan pada artikel penelitian, namun, penulis harus selalu lebih memilih deposisi dalam repositori data.













