STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA RELIGI MAKAM SENTONO DESA GOGODALEM KECAMATAN BRINGIN KABUPATEN SEMARANG
DOI:
https://doi.org/10.52353/abdimakarti.v1i1.263Kata Kunci:
development, religious tourism, strategy.Abstrak
This community service aims to describe the Strategy for the Development of Religious Tourism Village, Sentono Tomb, Kauman Hamlet, Gogodalem Village, Bringin Sub-District, Semarang Regency. This place is often used as a place of pilgrimage because there is the tomb of Raden Nitinegoro, a descendant of Sunan Kalijogo. The surrounding community believes that if people often pray at this grave, they will be given blessings in their life. Therefore, this tomb is one of the tourism potentials of Gogodalem Village. However, the tomb's condition seems poorly maintained because it is only cleaned once a week and access to the grave is quite tricky because there is a bridge that pedestrians can only pass, and there are no directions. For this reason, it is necessary to develop by providing adequate cleaning facilities and it is needed to build bridges to make it easier for pilgrims to access the location. The development of tourism information includes introducing tourism objects to outsiders. In addition, to increase tourist visits, Gogodalem Village needs to build a gate right on the side of the road entrance to the Sentono Tomb. The existence of a gate and a clear and easy-to-see identity will attract pilgrims to get to the location of Sentono's Tomb. Besides Makan Sentono, there are some other religious tourist objects in the Gogodalem Village area that potentially become popular.
Referensi
Ambarwati, E. (2018). Pengembangan Potensi Pariwisata Religi (Studi Kasus Pada Makam Kyai Ageng Sutawijaya di Desa Majasto Kecamatan Tawangsari Kabupaten Sukoharjo). 12.
Autoridad Nacional del Servicio Civil. (2021). Wisata Religi. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 2013–2015.
Dewi, D. P., & Harjoyo. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. In Unpam Press (Issue 1).
Engel. (2014). Pengelolaan Kawasan Wisata serta Dampak Ekonomi dan Sosial Budaya Masyarakat. Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, 23–58.
Fauzi, A. (2021). 10 Rekomendasi Tempat Wisata Religi Terbaik di Indonesia. https://www.finansialku.com/wisata-religi/
Gogodalem Desa Wisata. (2014). http://gogodalem.blogspot.com/2014/05/
Hidayat, M. (2016). Strategi Perencanaan Dan Pengembangan Objek Wisata (Studi Kasus Pantai Pangandaran Kabupaten Ciamis Jawa Barat). THE Journal : Tourism and Hospitality Essentials Journal, 1(1), 33. https://doi.org/10.17509/thej.v1i1.1879
Ismayanti. (2010). Pengantar Pariwisata.
Mustika, R., Srisusilawati, P., & ... (2020). Strategi Pengembangan Potensi Wisata Religi dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat. … Ekonomi Syariah, 248–252.
Nafis, M. D. (2016). Resort Alam Bukit Sekipan Tawangmangu. Resort Alam Bukit Sekipan Tawangmangu, 147, 11–40.
Pitana, I. G., & Gayatri, P. (2005). Sosiologi Pariwisata.
Putri, T. A. (2019). STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA RELIGI (Studi Kasus Makom Dalem Santri Desa Kutaliman Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas).
Rawis, P., Posumah, J., & Pombengi, J. (2015). Pengembangan Objek Wisata Religius Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Dan Pendapatan Asli Daerah (Pad) (Suatu Studi Pada Objek Wisata Bukit Kasih Toar Lumimuâ€TMUt Kanonang Kabupaten Minahasa). Jurnal Administrasi Publik UNSRAT, 2(029), 1298.
Wahyudi, U. (2019). Wisata Religi, Bukan Sekedar Rekreasi. https://alif.id/read/untung-wahyudi/wisata-religi-bukan-sekadar-rekreasi-b217373p/
Zainarti. (2014). Manajemen Islami Perspektif Al- Qur"an. Jurnal Iqra’, 08(01), 48–56.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pernyataan Hak Cipta
Kesepakatan tentang Lisensi dan Hak Cipta
Dalam mengirimkan naskah ke Jurnal Abdi Makarti, penulis menyatakan bahwa:
Mereka telah diberi wewenang oleh rekan penulisnya untuk mengambil bagian dalam pengaturan ini.
Karya yang dideskripsikan sebelumnya belum pernah dipublikasikan secara resmi, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian kuliah, resensi, tesis, atau jurnal overlay yang diterbitkan.
Bahwa karya tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain,
Bahwa publikasinya telah disetujui oleh semua penulis dan oleh otoritas yang berwenang – secara implisit atau eksplisit – yakni dari lembaga tempat karya tersebut dikerjakan.
Mereka menjamin adanya hak untuk mereproduksi materi yang telah diterbitkan atau dilindungi hak cipta di tempat lain.
Mereka menyetujui lisensi dan perjanjian hak cipta ini.
Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan tulisannya di Jurnal Abdi Makarti menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License sehingga orang lain bisa berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya itu dan publikasi awal ada pada jurnal ini. - Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk membuat dan mendistribusikan karya turunan, tetapi hanya di bawah lisensi yang sama atau kompatibel.
- Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan, termasuk untuk tujuan komersial.
- Sebelum dan selama proses pengiriman, penulis diizinkan dan dianjurkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya, di repositori kelembagaan atau di situs web mereka). Postingan semacam itu akan dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar.
Perizinan untuk Publikasi Data
Jurnal Abdi Makarti menggunakan berbagai waiver (pengabaian) dan lisensi, yang secara khusus dirancang untuk dan sesuai untuk pengolahan data:
Lisensi Atribusi Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
Dedikasi dan Lisensi Domain Publik Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/
Lisensi penerbitan data lainnya dapat diizinkan sebagai pengecualian (tergantung persetujuan editor berdasarkan kasus per kasus) dan harus ditegaskan dengan pernyataan tertulis dari penulis yang akan dipublikasikan bersama artikel.
Data Terbuka dan Penerbitan serta Berbagi Perangkat Lunak
Jurnal ini berupaya untuk memaksimalkan replikabilitas penelitian yang dipublikasikan. Oleh karena itu, penulis diharuskan untuk membagikan semua data, kode, atau protokol yang mendasari penelitian yang dilaporkan dalam artikelnya. Pengecualian diperkenankan tetapi harus ditegaskan dalam pernyataan publik tertulis yang menyertai artikel tersebut.
Kumpulan data dan perangkat lunak harus disimpan dan diarsipkan secara permanen di repositori yang sesuai, tepercaya, umum, atau domain khusus (silakan lihat http://service.re3data.org dan/atau repositori perangkat lunak seperti GitHub, GitLab, Bioinformatics.org, atau sejenisnya).
Pengidentifikasi tetap terkait (misalnya DOI, atau lainnya) dari kumpulan data harus disertakan dalam data atau bagian sumber perangkat lunak artikel. Referensi kumpulan data dan perangkat lunak juga harus dimasukkan dalam daftar referensi artikel dengan DOI (jika tersedia). Jika tidak ada repositori data khusus domain, penulis harus menyimpan data mereka di repositori umum seperti ZENODO, Dryad, Dataverse, atau yang lainnya.
Data kecil juga dapat diterbitkan sebagai file data atau paket tambahan pada artikel penelitian, namun, penulis harus selalu lebih memilih deposisi dalam repositori data.









