SINERGITAS IKATAN PEKERJA SOSIAL MASYARAKAT DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI SIRKULAR WARGA RENTAN MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH PASAR DI KELURAHAN NYENGSERET
DOI:
https://doi.org/10.52353/abdimakarti.v5i2.1022Kata Kunci:
circular economy, waste bank, vulnerable community, social empowerment, success indicatorsAbstrak
This community service program addressed unmanaged market waste and weak institutional synergy in Nyengseret Urban Village, Bandung City, where informal traders and vulnerable residents had not yet been connected within a circular economy waste system. The program aimed to strengthen the Community Social Workers Association (Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat/IPSM) in building an inclusive, income-generating waste management model for vulnerable residents identified through a prior social-data-verification program. Using Design Thinking combined with community-based social marketing, the eight-month program proceeded through consolidation, empathy-based baseline research, co-design of a business model, and a field pilot of a paid waste-pickup service. Success was assessed with twelve indicators across five dimensions (institutional, economic, behavioral, environmental, and sustainability), compared against baseline values and predefined targets. Results show that of the 12 indicators met their targets. IPSM established a social enterprise unit; vulnerable residents earned an average additional income of IDR per month; the source-separation rate among pilot traders rose from 2,5% to 3%; and kg of recyclable waste were diverted per month. The program also produced a tested business model and a standard operating procedure. Because the pre-post design had no control group, the findings are associative rather than causal, yet they suggest that participatory, incentive-based waste models can reduce market waste while creating inclusive livelihoods, offering a replicable approach for other urban wards facing similar waste and poverty challenges.
Referensi
Ansell, C., & Gash, A. (2018). Collaborative platforms as a governance strategy. Journal of Public Administration Research and Theory, 28(1), 16–32. https://doi.org/10.1093/jopart/mux030
Antriyandarti, E., Barokah, U., Rahayu, W., Ani, S. W., Marwanti, S., Darsono, Ferichani, M., & Irawan, S. (2025). Pengembangan ekonomi sirkular untuk pengelolaan sampah organik di Desa Senden, Kabupaten Magelang. Jurnal Warta LPM, 27(1), 1–10. https://doi.org/10.23917/warta.v27i1.7049
Aparcana, S. (2017). Approaches to formalization of the informal waste sector into municipal solid waste management systems in low- and middle-income countries: Review of barriers and success factors. Waste Management, 61, 593–607. https://doi.org/10.1016/j.wasman.2016.12.028
Ariescy, R. R., Sholihah, D., & Arumsari, D. N. (2025). Peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan bank sampah untuk mewujudkan ekonomi berkelanjutan. Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 287–298. https://doi.org/10.56013/jak.v5i1.3986
Asadiya, F., & Hamid, A. (2024). Pemberdayaan masyarakat melalui bank sampah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. RISOMA: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 2(2). https://doi.org/10.62383/risoma.v2i2.66
Bestari, L. R., Goto, D., & Tran, D. (2026). The effects of monetary incentives and environmental information nudges on household waste sorting behavior: Experimental evidence from community-based waste banks in Indonesia. Resources, Conservation and Recycling, 232, Article 108991. https://doi.org/10.1016/j.resconrec.2026.108991
Efrizal, Meilina, S., & Handrina, E. (2023). Pelaksanaan pengelolaan sampah di Pasar Raya Padang. JAPan: Jurnal Administrasi dan Pemerintahan, 1(1), 75–82. https://doi.org/10.55850/japan.v1i1.73
Farinango, C. D., Benavides, J. S., Cerón, J. D., López, D. M., & Álvarez, R. E. (2018). Human-centered design of a personal health record system for metabolic syndrome management based on the ISO 9241-210:2010 standard. Journal of Multidisciplinary Healthcare, 11, 511–526. https://doi.org/10.2147/JMDH.S150976
Fatmawati, F., Ilham, I., Saleh, S., & Razak, A. R. (2024). Waste management system: A case study of waste bank management toward a circular economy in Maros Regency. Jurnal Borneo Administrator, 20(1), 1–14. https://doi.org/10.24258/jba.v20i1.1206
Khumaidi, Faroch, M. M., Mubarok, M. I. A., Agustin, N. F., Fatihah, I. N., & Fauziyah, M. (2025). Penguatan bank sampah berbasis kemitraan multipihak untuk pemberdayaan ekonomi dan pelestarian lingkungan di Desa Arjosari. Jurnal SOLMA, 14(3). https://doi.org/10.22236/solma.v14i3.20532
Kirchherr, J., Reike, D., & Hekkert, M. (2017). Conceptualizing the circular economy: An analysis of 114 definitions. Resources, Conservation and Recycling, 127, 221–232. https://doi.org/10.1016/j.resconrec.2017.09.005
Lyon, A. R., Brewer, S. K., & Areán, P. A. (2020). Leveraging human-centered design to implement modern psychological science: Return on an early investment. American Psychologist, 75(8), 1067–1079. https://doi.org/10.1037/amp0000652
Martalasari, Wahyuni, S., Asrori, I., Widayat, P., Sari, E., Awal, R., & Chahyadi, E. (2025). Edukasi dan implementasi bank sampah sebagai solusi ekonomi sirkular di Ma'had Tafaqquh. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(5), 1476–1481. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v9i5.29467
Muktiwibowo, A., & Prayogi, A. (2022). Peran pekerja sosial masyarakat dalam memberikan pelayanan rehabilitasi sosial kepada anak penyandang disabilitas berbasis masyarakat. Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial, 21(1), 39–54. https://doi.org/10.31595/peksos.v21i1.533
Padilla-Rivera, A., do Carmo, B. B. T., Arcese, G., & Merveille, N. (2021). Social circular economy indicators: Selection through fuzzy Delphi method. Sustainable Production and Consumption, 26, 101–110. https://doi.org/10.1016/j.spc.2020.09.015
Presiden Republik Indonesia. (2017). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.
Priyono, J., Santoso, R., & Sitohang, A. C. (2024). Pengelolaan bank sampah guna menciptakan lingkungan bersih dan bernilai ekonomi. ABDI MASSA: Jurnal Pengabdian Nasional, 4(3), 45–52. https://doi.org/10.69957/abdimass.v4i03.1647
Purwendah, E. K., & Wahyono, D. J. (2022). Waste bank as an alternative to community-based waste management. Jurnal Komunikasi Hukum, 8(2), 10–17. https://doi.org/10.23887/jkh.v8i2.47084
Putra, W. T., & Ismaniar. (2020). Pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah di bank sampah. Jambura Journal of Community Empowerment, 1(2), 1–10. https://doi.org/10.37411/jjce.v1i2.569
Rousta, K., Zisen, L., & Hellwig, C. (2020). Household waste sorting participation in developing countries—A meta-analysis. Recycling, 5(1), Article 6. https://doi.org/10.3390/recycling5010006
Sakir, A. R. (2023). Analisis implementasi kebijakan pengelolaan sampah pada Pasar Mardika Kota Ambon. JAPK: Jurnal Administrasi Publik dan Kebijakan, 3(2). https://doi.org/10.30596/japk.v3i2.17723
Sanjaya, A., Saputra, D., Nazar, N., Ananta, R., Fadillah, N., Mustafa, K., & Rahayu, E. (2023). Pemanfaatan bank sampah dalam kesejahteraan masyarakat Desa Kersik. Indonesian Journal of Community Service Learning, 7(1), 1–8. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v7i1.56668
Silfia, R., & Surtikanti, H. K. (2024). Analisis pengelolaan sampah pasar tradisional di Pasar Gegerkalong, Kota Bandung, Indonesia. Journal of Waste and Sustainable Consumption, 1(1), 46–53. https://doi.org/10.61511/jwsc.v1i1.2024.696
Sinaga, B., Marpaung, P., Manik, M., & Manullang, Y. P. (2026). Pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah berbasis teknologi untuk mewujudkan smart environment dan mendukung ekonomi sirkular. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 7(2), 3773–3784. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i2.7860
Struk, M. (2017). Distance and incentives matter: The separation of recyclable municipal waste. Resources, Conservation and Recycling, 122, 155–162. https://doi.org/10.1016/j.resconrec.2017.01.023
Suryanti, H., Dewi, D. H., & Wijaksono, G. P. (2023). Pelatihan kewirausahaan pengurus organisasi Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) DKI Jakarta. Jurnal Pengabdian Masyarakat Darul Ulum (Dimas-Undar), 2(1), 10–18. https://doi.org/10.32492/dimas-undar.v2i1.2102
Syamsih, M., Widyati, N. A., & Wasonowati, C. (2021). Pengelolaan bank sampah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Banangkah Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan. Buletin Pengabdian Masyarakat Desa, 1(1), 13–19. https://doi.org/10.21107/bpmd.v1i1.11997
Velis, C. A. (2017). Waste pickers in Global South: Informal recycling sector in a circular economy era. Waste Management & Research, 35(4), 329–331. https://doi.org/10.1177/0734242X17702024
Yandri, P., Budi, S., & Putri, I. A. P. (2023). Waste sadaqah: A new community-based waste management practice in Java, Indonesia. Sustainability: Science, Practice and Policy, 19(1). https://doi.org/10.1080/15487733.2023.2212510
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Kamal Alamsyah, Iwan Satibi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Pernyataan Hak Cipta
Kesepakatan tentang Lisensi dan Hak Cipta
Dalam mengirimkan naskah ke Jurnal Abdi Makarti, penulis menyatakan bahwa:
Mereka telah diberi wewenang oleh rekan penulisnya untuk mengambil bagian dalam pengaturan ini.
Karya yang dideskripsikan sebelumnya belum pernah dipublikasikan secara resmi, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian kuliah, resensi, tesis, atau jurnal overlay yang diterbitkan.
Bahwa karya tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain,
Bahwa publikasinya telah disetujui oleh semua penulis dan oleh otoritas yang berwenang – secara implisit atau eksplisit – yakni dari lembaga tempat karya tersebut dikerjakan.
Mereka menjamin adanya hak untuk mereproduksi materi yang telah diterbitkan atau dilindungi hak cipta di tempat lain.
Mereka menyetujui lisensi dan perjanjian hak cipta ini.
Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan tulisannya di Jurnal Abdi Makarti menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License sehingga orang lain bisa berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya itu dan publikasi awal ada pada jurnal ini. - Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk membuat dan mendistribusikan karya turunan, tetapi hanya di bawah lisensi yang sama atau kompatibel.
- Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan, termasuk untuk tujuan komersial.
- Sebelum dan selama proses pengiriman, penulis diizinkan dan dianjurkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya, di repositori kelembagaan atau di situs web mereka). Postingan semacam itu akan dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar.
Perizinan untuk Publikasi Data
Jurnal Abdi Makarti menggunakan berbagai waiver (pengabaian) dan lisensi, yang secara khusus dirancang untuk dan sesuai untuk pengolahan data:
Lisensi Atribusi Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
Dedikasi dan Lisensi Domain Publik Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/
Lisensi penerbitan data lainnya dapat diizinkan sebagai pengecualian (tergantung persetujuan editor berdasarkan kasus per kasus) dan harus ditegaskan dengan pernyataan tertulis dari penulis yang akan dipublikasikan bersama artikel.
Data Terbuka dan Penerbitan serta Berbagi Perangkat Lunak
Jurnal ini berupaya untuk memaksimalkan replikabilitas penelitian yang dipublikasikan. Oleh karena itu, penulis diharuskan untuk membagikan semua data, kode, atau protokol yang mendasari penelitian yang dilaporkan dalam artikelnya. Pengecualian diperkenankan tetapi harus ditegaskan dalam pernyataan publik tertulis yang menyertai artikel tersebut.
Kumpulan data dan perangkat lunak harus disimpan dan diarsipkan secara permanen di repositori yang sesuai, tepercaya, umum, atau domain khusus (silakan lihat http://service.re3data.org dan/atau repositori perangkat lunak seperti GitHub, GitLab, Bioinformatics.org, atau sejenisnya).
Pengidentifikasi tetap terkait (misalnya DOI, atau lainnya) dari kumpulan data harus disertakan dalam data atau bagian sumber perangkat lunak artikel. Referensi kumpulan data dan perangkat lunak juga harus dimasukkan dalam daftar referensi artikel dengan DOI (jika tersedia). Jika tidak ada repositori data khusus domain, penulis harus menyimpan data mereka di repositori umum seperti ZENODO, Dryad, Dataverse, atau yang lainnya.
Data kecil juga dapat diterbitkan sebagai file data atau paket tambahan pada artikel penelitian, namun, penulis harus selalu lebih memilih deposisi dalam repositori data.









