HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEMAMPUAN TEKNIS MASYARAKAT KOTA SALATIGA DALAM PENGGUNAAN KOMPOR GAS 3 KG
DOI:
https://doi.org/10.52353/ama.v3i2.23Abstract
Pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang (over behavior). Untuk itu seseorang yang memiliki tingkat pengetahuan yang relatif baik akan sesuatu hal, seperti halnya pengetahuan tentang pengoperasian kompor gas 3 kg, maka kemampuan teknis seseorang terhadap penggunaan kompor gas 3 kg akan lebih baik, yang pada akhirnya akan menghindarkan pihak pengguna dari kecelakaan akibat kesalahan teknis pengoperasian kompor gas 3 kg tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah ”Adakah hubungan tingkat pengetahuan dengan kemampuan teknis masyarakat Kota salatiga dalam penggunaan kompor gas 3 kg”. Berdasarkan rumusan masalah tersebut maka tujuan penelitian ini adalah ”Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kemampuan teknis masyarakat Kota Salatiga dalam penggunaan kompor gas 3 kg”.Penelitian ini dilakukan di wilayah Kota Salatiga dengan menggunakan desain analitik korelasional dan pendekatan cross sectional, dengan sampel sebanyak 200 orang responden yang merupakan pengguna kompor gas 3 kg. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner dengan menggunakan uji Chi Square. Dari hasil penelitian menunjukkan apabila 152 orang responden atau 76 % memiliki tingkat pengetahuan tinggi, 46 orang atau 23 % memiliki tingkat pengetahuan sedang, dan 2 orang responden (1,00 %) memiliki tingkat pengetahuan rendah. Kemudian dari hasil penelitian juga diperoleh keterangan yang menyebutkan mayoritas responden memiliki kemampuan teknis sangat baik (178 orang responden atau 89 %), sedang 22 orang responden (11 %) lainnya memiliki tingkat kemampuan teknis yang cukup baik, dan tidak ada seorang respondenpun yang memiliki tingkat kemampuan teknis buruk (0 responden atau 0,00 %). Hasil analisis Chi Square menunjukkan bahwa ada hubungan yang kuat antara tingkat pengetahuan dengan kemampuan teknis masyarakat Kota Salatiga dalam penggunaan kompor gas 3 kg. Hal ini ditujukkan oleh nilai X2 Hitung (75,393) > X2 Tabel (5,991), dan didukung oleh nilai koefisien kontingensi yang menunjukkan angka sebesar 0,525. Simpulan dari penelitian ini adalah “Terdapat hubungan positif dan signifikan tingkat pengetahuan dengan kemampuan teknis masyarakat Kota Salatiga dalam penggunaan kompor gas 3 kg”. Saran dari penelitian ini adalah bahwa pemerintah harus melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak takut untuk menggunakan gas LPG akibat trauma banyaknya ledakan selama ini. Sarana sosialisasi yang sampai saat ini belum ditempuh oleh Pemerintah adalah memanfaatkan sumber daya yang ada di suatu daerah. Misalnya, memanfaatkan guru untuk melakukan sosialisasi. Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, Kemampuan TeknisDownloads
Published
Issue
Section
License
Pernyataan Hak Cipta
Kesepakatan tentang Lisensi dan Hak Cipta
Dalam mengirimkan naskah ke Jurnal Among Makarti, penulis menyatakan bahwa:
Mereka telah diberi wewenang oleh rekan penulisnya untuk mengambil bagian dalam pengaturan ini.
Karya yang dideskripsikan sebelumnya belum pernah dipublikasikan secara resmi, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian kuliah, resensi, tesis, atau jurnal overlay yang diterbitkan.
Bahwa karya tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain,
Bahwa publikasinya telah disetujui oleh semua penulis dan oleh otoritas yang berwenang – secara implisit atau eksplisit – yakni dari lembaga tempat karya tersebut dikerjakan.
Mereka menjamin adanya hak untuk mereproduksi materi yang telah diterbitkan atau dilindungi hak cipta di tempat lain.
Mereka menyetujui lisensi dan perjanjian hak cipta ini.
Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan tulisannya di Jurnal Among Makarti menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License sehingga orang lain bisa berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya itu dan publikasi awal ada pada jurnal ini. - Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk membuat dan mendistribusikan karya turunan, tetapi hanya di bawah lisensi yang sama atau kompatibel.
- Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan, termasuk untuk tujuan komersial.
- Sebelum dan selama proses pengiriman, penulis diizinkan dan dianjurkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya, di repositori kelembagaan atau di situs web mereka). Postingan semacam itu akan dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar.
Perizinan untuk Publikasi Data
Jurnal Among Makarti menggunakan berbagai waiver (pengabaian) dan lisensi, yang secara khusus dirancang untuk dan sesuai untuk pengolahan data:
Lisensi Atribusi Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
Dedikasi dan Lisensi Domain Publik Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/
Lisensi penerbitan data lainnya dapat diizinkan sebagai pengecualian (tergantung persetujuan editor berdasarkan kasus per kasus) dan harus ditegaskan dengan pernyataan tertulis dari penulis yang akan dipublikasikan bersama artikel.
Data Terbuka dan Penerbitan serta Berbagi Perangkat Lunak
Jurnal ini berupaya untuk memaksimalkan replikabilitas penelitian yang dipublikasikan. Oleh karena itu, penulis diharuskan untuk membagikan semua data, kode, atau protokol yang mendasari penelitian yang dilaporkan dalam artikelnya. Pengecualian diperkenankan tetapi harus ditegaskan dalam pernyataan publik tertulis yang menyertai artikel tersebut.
Kumpulan data dan perangkat lunak harus disimpan dan diarsipkan secara permanen di repositori yang sesuai, tepercaya, umum, atau domain khusus (silakan lihat http://service.re3data.org dan/atau repositori perangkat lunak seperti GitHub, GitLab, Bioinformatics.org, atau sejenisnya).
Pengidentifikasi tetap terkait (misalnya DOI, atau lainnya) dari kumpulan data harus disertakan dalam data atau bagian sumber perangkat lunak artikel. Referensi kumpulan data dan perangkat lunak juga harus dimasukkan dalam daftar referensi artikel dengan DOI (jika tersedia). Jika tidak ada repositori data khusus domain, penulis harus menyimpan data mereka di repositori umum seperti ZENODO, Dryad, Dataverse, atau yang lainnya.
Data kecil juga dapat diterbitkan sebagai file data atau paket tambahan pada artikel penelitian, namun, penulis harus selalu lebih memilih deposisi dalam repositori data.












