HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEMAMPUAN TEKNIS MASYARAKAT KOTA SALATIGA DALAM PENGGUNAAN KOMPOR GAS 3 KG

Hardi Utomo

Sari


Pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang (over behavior). Untuk itu seseorang yang memiliki tingkat pengetahuan yang relatif baik akan sesuatu hal, seperti halnya pengetahuan tentang pengoperasian kompor gas 3 kg, maka kemampuan teknis seseorang terhadap penggunaan kompor gas 3 kg akan lebih baik, yang pada akhirnya akan menghindarkan pihak pengguna dari kecelakaan akibat kesalahan teknis pengoperasian kompor gas 3 kg tersebut.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah ”Adakah hubungan tingkat pengetahuan dengan kemampuan teknis masyarakat Kota salatiga dalam penggunaan kompor gas 3 kg”. Berdasarkan rumusan masalah tersebut maka tujuan penelitian ini adalah ”Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kemampuan teknis masyarakat Kota Salatiga dalam penggunaan kompor gas 3 kg”.Penelitian ini dilakukan di wilayah Kota Salatiga dengan menggunakan desain analitik korelasional dan pendekatan cross sectional, dengan sampel sebanyak 200 orang responden yang merupakan pengguna kompor gas 3 kg. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner dengan menggunakan uji Chi Square.
Dari hasil penelitian menunjukkan apabila 152 orang responden atau 76 % memiliki tingkat pengetahuan tinggi, 46 orang atau 23 % memiliki tingkat pengetahuan sedang, dan 2 orang responden (1,00 %) memiliki tingkat pengetahuan rendah. Kemudian dari hasil penelitian juga diperoleh keterangan yang menyebutkan mayoritas responden memiliki kemampuan teknis sangat baik (178 orang responden atau 89 %), sedang 22 orang responden (11 %) lainnya memiliki tingkat kemampuan teknis yang cukup baik, dan tidak ada seorang respondenpun yang memiliki tingkat kemampuan teknis buruk (0 responden atau 0,00 %). Hasil analisis Chi Square menunjukkan bahwa ada hubungan yang kuat antara tingkat pengetahuan dengan kemampuan teknis masyarakat Kota Salatiga dalam penggunaan kompor gas 3 kg. Hal ini ditujukkan oleh nilai X2 Hitung (75,393) > X2 Tabel (5,991), dan didukung oleh nilai koefisien kontingensi yang menunjukkan angka sebesar 0,525.
Simpulan dari penelitian ini adalah “Terdapat hubungan positif dan signifikan tingkat pengetahuan dengan kemampuan teknis masyarakat Kota Salatiga dalam penggunaan kompor gas 3 kg”. Saran dari penelitian ini adalah bahwa pemerintah harus melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak takut untuk menggunakan gas LPG akibat trauma banyaknya ledakan selama ini. Sarana sosialisasi yang sampai saat ini belum ditempuh oleh Pemerintah adalah memanfaatkan sumber daya yang ada di suatu daerah. Misalnya, memanfaatkan guru untuk melakukan sosialisasi.
Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, Kemampuan Teknis

Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Copyright : Jurnal Ilmiah Among Makarti 2013