PERAN INTERNET MARKETING DALAM MENINGKATKAN INTENTION TO BUY (STUDI PADA BANGKAYU.ID)

Penulis

  • Irsal Fauzi Universitas Ngudi Waluyo

DOI:

https://doi.org/10.52353/ama.v14i1.204

Kata Kunci:

Internet marketing, Intention to buy, bangkayu.id

Abstrak

Internet marketing merupakan salah satu sarana penjualan yang paling efektif dan efisien, dan sedang mengalami trend kemajuan dalam penggunaannya. Banyak reseller atau dropshipper yang menggunakan internet marketing untuk menarik minat konsumennya untuk membeli. Begitu juga dengan bangkayu.id yang sudah lama menggunakan internet marketing di Instagram untuk meningkatkan penjualannya. Penelitian ini menggunakan kuesioner online yang dibagikan kepada 96 responden yang merupakan followers aktif akun @bangkayu.id. Hasil penelitian menggunakan Analisis Tabulasi Sederhana melalui pendekatan model AIDA untuk mengukur efektivitas periklanan @bangkayu.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Attention, produk @bangkayu.id mampu mengesankan dan efektif untuk menarik perhatian konsumen. Variabel interest menunjukkan bahwa “pesan” yang ingin ditampilkan pada produk @bangkayu.id efektif dalam menarik perhatian konsumen. Variabel Desire menunjukkan bahwa iklan di @bangkayu.id efektif dalam mempengaruhi persepsi konsumen dalam menggunakan produk. Variabel Action menunjukkan bahwa iklan di @bangkayu.id efektif dalam mempengaruhi konsumen untuk membeli produk @bangkayu.id.

Biografi Penulis

Irsal Fauzi, Universitas Ngudi Waluyo

D4 Bisnis dan Manajemen Ritel

Referensi

Ashley, C., & Tuten, T. (2015). Creative strategies in social media marketing: An exploratory study of branded social content and consumer engagement. Psychology & Marketing, 32(1), 15-27.

Atmoko D, B. (2012). Instagram handbook tips fotografi ponsel. Jakarta: Media Kita.

Badri, M. (2011). Corporate and marketing communication. Jakarta: Pusat Studi Komunikasi dan Bisnis Program Paca Sarjana Universitas Mercu Buana.

Best, R, J. (2012). Market-based management: strategies for growing customer value and profitability 6th ed. New Jersey: Prentice Hall.

Bilson, S. (2003). Memenangkan pasar dengan pemasaran efektif & profitabel. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Buinac, E., & Lundberg, J. (2015). Instagram as a Marketing Tool: A Case Study about how Companies Communicate their Brands on Social Media.

Cannon, J. P., W. D. Perault, and E. J. McCarthy. (2009). Pemasaran dasar: pendekatan manajerial global, edisi 16. Jakarta: Salemba Empat.

Charles L, W. et.al. (2001). Pemasaran edisi pertama. Jakarta: Salemba Empat.

Chikameirani dan Anna Fatchiya. (2017). Efektivitas website dan instagram sebagai sarana promosi kawasan wisata berbasis masyarakat. From ejournal.skpm.ipb.ac.id/index.php/jskpm/article/view/119.pdf.

Dailey, P, R. (2009). Social media: finding its way into your business strategy and culture, Burlington: Linkage.

Durianto, dkk. (2003). Invasi pasar dengan iklan yang efektif: strategi program, dan teknik pengukuran. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Fandy, T. (2001). Manajemen pemasaran dan analisa perilaku konsumen. Yogyakarta: BPFE.

Gamble, M and Teri Kwal Gamble. (2005). Communication work 8th edition. New York: McGraw-Hill.

Guiltinan, J P. & Gordon W. Paul. (1994). Strategi dan program manajemen pemasaran, edisi kedua. Jakarta: Erlangga.

Hermawan, A. (2012). Komunikasi pemasaran. Jakarta: Erlangga.

Indriarto, F. (2006). Studi mengenai faktor kekhawatiran dalam proses penyampaian pesan iklan. Jurnal Sains Pemasaran Indonesia, Vol. 5, No. 3, pp.243-268.

Jefkins, F. (1997). Periklanan. Jakarta: Erlangga.

Johar, D S, Srikandi Kumadji, & M. Kholid Mawardi. (2015). Pengaruh AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) terhadap efektivitas iklan online (Survei pada pembeli di toko online adorable project). Surabaya: Universitas Brawijaya.

Kennedy, J dan Dermawan Soemanagara. (2006). Marketing communication taktik dan strategi. Jakarta: Buana Ilmu Populer.

Kotler, P dan Gary Amstrong. (2002). Dasar-dasar Pemasaran jilid 1, alih bahasa Alexander Sindoro dan Benyamin Molan. Jakarta: Prenhalindo.

Kotler, P dan Gary Amstrong. (2008). Prinsip-prinsip pemasaran, jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Kotler, P dan Keller. (2009). Manajemen pemasaran. Jakarta : Erlangga.

Kotler, P. (2003). Marketing management. 11th ed. Upper Saddle River. NJ: Prentice Hall Inc.

Linda, S. (2010). Social Commerce – E-Commerce in Social Media Context. Vol:4, No: 12. Accessed on May 17th, 2018 From http://citeseerx.ist.psu.edu/viewdoc/download?doi=10.1.1.865.9668&rep=rep1&type=pdf.

Lupiyoadi dan Hamdani. (2006). Manajemen pemasaran jasa edisi kedua. Jakarta: Penerbit Salemba Empat.

Manneh, M. (2017). The influence of social media on e-commerce: fast fashion multinational companies.

Priyono, A., Ijomah, W., & Bititci, U. S. (2016). Disassembly for remanufacturing: A systematic literature review, new model development and future research needs. Journal of Industrial Engineering and Management (JIEM), 9(4), 899-932.

Sugiyono. (2009). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, R & D. Bandung: Alfabeta.

Syifa, N. D dan Bethani S. (2017). Analisis efektivitas promosi melalui media sosial instagram pada PT. NIION Indonesia Utama pada tahun 2017. Bandung: Universitas Telkom.

Tjiptono. F. (1997). Prinsip-prinsip total quality service. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Tjiptono. F. and Gregorius Chandra. (2007). Service, quality satisfaction. Yogyakarta: Andi Ofset.

Wijaya, L A. (2015). Strategi komunikasi pemasaran buku tulis siswa melalui twitter dalam pembentukan brand awareness. Yogyakarta: Universitas Atma Jaya.

Unduhan

Diterbitkan

2021-07-13

Terbitan

Bagian

Artikel