UPAYA PENGEMBANGAN UMKM PADA OBJEK WISATA SENDANG MBEJI DI DESA KEMIRI BERBASIS EKONOMI KREATIF
DOI:
https://doi.org/10.52353/abdimakarti.v2i1.407Kata Kunci:
UMKM, product creativity, online promotion.Abstrak
MSMEs around Sendang Mbeji have problems with human resources, capital, and mastery of modern technology. The community service team is trying to provide solutions with the theme of efforts to develop creative economy-based MSMEs. Creative economy is a concept in the field of economics in the new economic era by prioritizing creativity and information. The devotion-based research implementation method is carried out in three stages, namely lectures, mentoring and problem solving. The results of the dedication shown show success in developing creative economy-based MSMEs in the practice of creating their products, as well as improving the income of MSME actors. The results of the dedication can also provide education about the use of technology in online promotions.
Referensi
Eljawati. (2021). Peran umkm dalam meningkatkan kunjungan wisatawan di kecamatan sidamulih kabupaten pangandaran. JEKP ( Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Publik ), 8(1), 32–46.
Elsye, R. (2022). Pengembangan UMKM pada Destinasi Wisata Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung. Jurnal Terapan Pemerintahan Minangkabau, 2(1), 64–72.
Hutabarat, L. R. F. W. (2015). Strategi Pengembangan Usaha Kuliner di Kota Malang Berbasis Ekonomi Kreatif. Jurnal Ekonomi Dan Studi Pembangunan, 7(1), 12–20.
Mayasari, N. (2019). Strategi pengembangan umkm berbasis ekonomi kreatif di kota palopo. Journal of Islamic Management and Bussines, 2(1), 9–22.
Rizaty, M. A. (2023). Pengguna Internet di Indonesia Sentuh 212 Juta pada 2023. https://dataindonesia.id/Digital/detail/pengguna-internet-di-indonesia-sentuh-212-juta-pada-2023
Sari & Handayani. (2018). PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF BIDANG KULINER MELALUI BAURAN PEMASARAN ( Studi Kasus Rumah UKM Berkah Desa Resam Lapis). Jurnal Akuntansi Dan Bisnis, 4(2), ISSN 2527-8223.
Sariwaty, Y. S., Rahmawati, D., Dewi Sulastriningsih, R., & Komalasari, Y. (2019). Pengembangan Pemasaran Wisata Dalam Menarik Minat Kunjungan Wisatawan Grace Rose Farm-Bandung. JURNAL SOSIAL & ABDIMASJurnal Pengabdian Kepada Masyaraka, 1(1), 18–26. http://ejurnal.univbsi.id/index.php/jsa/
Suryana. (2013). Ekonomi kreatif, ekonomi baru: mengubah ide dan menciptakan peluang. (p. 16). Salemba Empat
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pernyataan Hak Cipta
Kesepakatan tentang Lisensi dan Hak Cipta
Dalam mengirimkan naskah ke Jurnal Abdi Makarti, penulis menyatakan bahwa:
Mereka telah diberi wewenang oleh rekan penulisnya untuk mengambil bagian dalam pengaturan ini.
Karya yang dideskripsikan sebelumnya belum pernah dipublikasikan secara resmi, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian kuliah, resensi, tesis, atau jurnal overlay yang diterbitkan.
Bahwa karya tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain,
Bahwa publikasinya telah disetujui oleh semua penulis dan oleh otoritas yang berwenang – secara implisit atau eksplisit – yakni dari lembaga tempat karya tersebut dikerjakan.
Mereka menjamin adanya hak untuk mereproduksi materi yang telah diterbitkan atau dilindungi hak cipta di tempat lain.
Mereka menyetujui lisensi dan perjanjian hak cipta ini.
Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan tulisannya di Jurnal Abdi Makarti menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License sehingga orang lain bisa berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya itu dan publikasi awal ada pada jurnal ini. - Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk membuat dan mendistribusikan karya turunan, tetapi hanya di bawah lisensi yang sama atau kompatibel.
- Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan, termasuk untuk tujuan komersial.
- Sebelum dan selama proses pengiriman, penulis diizinkan dan dianjurkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya, di repositori kelembagaan atau di situs web mereka). Postingan semacam itu akan dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar.
Perizinan untuk Publikasi Data
Jurnal Abdi Makarti menggunakan berbagai waiver (pengabaian) dan lisensi, yang secara khusus dirancang untuk dan sesuai untuk pengolahan data:
Lisensi Atribusi Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
Dedikasi dan Lisensi Domain Publik Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/
Lisensi penerbitan data lainnya dapat diizinkan sebagai pengecualian (tergantung persetujuan editor berdasarkan kasus per kasus) dan harus ditegaskan dengan pernyataan tertulis dari penulis yang akan dipublikasikan bersama artikel.
Data Terbuka dan Penerbitan serta Berbagi Perangkat Lunak
Jurnal ini berupaya untuk memaksimalkan replikabilitas penelitian yang dipublikasikan. Oleh karena itu, penulis diharuskan untuk membagikan semua data, kode, atau protokol yang mendasari penelitian yang dilaporkan dalam artikelnya. Pengecualian diperkenankan tetapi harus ditegaskan dalam pernyataan publik tertulis yang menyertai artikel tersebut.
Kumpulan data dan perangkat lunak harus disimpan dan diarsipkan secara permanen di repositori yang sesuai, tepercaya, umum, atau domain khusus (silakan lihat http://service.re3data.org dan/atau repositori perangkat lunak seperti GitHub, GitLab, Bioinformatics.org, atau sejenisnya).
Pengidentifikasi tetap terkait (misalnya DOI, atau lainnya) dari kumpulan data harus disertakan dalam data atau bagian sumber perangkat lunak artikel. Referensi kumpulan data dan perangkat lunak juga harus dimasukkan dalam daftar referensi artikel dengan DOI (jika tersedia). Jika tidak ada repositori data khusus domain, penulis harus menyimpan data mereka di repositori umum seperti ZENODO, Dryad, Dataverse, atau yang lainnya.
Data kecil juga dapat diterbitkan sebagai file data atau paket tambahan pada artikel penelitian, namun, penulis harus selalu lebih memilih deposisi dalam repositori data.









