PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BERBASIS MODERASI BERAGAMA PADA KOMUNITAS ZAWIYAH SIRR EL-SA’ADAH SIDAMULYA CIREBON
DOI:
https://doi.org/10.52353/abdimakarti.v2i1.396Kata Kunci:
Religious Moderation, Tolerance, Jam’iyyah Zawiyah Dar El-Sa’adah.Abstrak
The purpose of this service is to provide an understanding of the importance of the attitude and practice of religious moderation in this pluralistic world. In this community service activity, it is carried out at Jam'iyyah Zawiyah Dar el-Sa'adah, which is a non-formal Islamic educational institution in the form of a community of regular recitation congregations. Activities at dedication to the community at Jam'iyyah Zawiyah Dar el-Sa'adah are carried out to form a more moderate understanding. In this community service, the participatory action research methodology is used as a strategy to achieve the goals of the service. The implementation steps used for community service are filling out lectures and presentations as references, followed by discussion. The conclusion of this activity is to shape the attitude and practice of religious moderation towards the Jam'iyyah Zawiyah Dar el-Sa'adah community in the life of the nation and state and to create harmony in social relations in various aspects of life.
Referensi
Abror. 2020. “Moderasi Beragama Dalam Bingkai Toleransi.” RUSYDIAH: Jurnal Pemikiran Islam 1 (2): 137–48. https://doi.org/10.35961/rsd.v1i2.174.
Adeng Muchtar Ghazali. 2016. “Toleransi Beragama Dan Kerukunan Dalam Perspektif Islam.” Religious: Jurnal Studi Agama-Agama Dan Lintas Budaya 1 (1). https://doi.org/https://doi.org/10.15575/rjsalb.v1i1.1360.
Agama, Kementerian. 2019. Moderasi Beragama. Jakarta: Kemenag.
Agis, Ahmad, Mubarok Diaz, Gandara Rustam, Universitas Islam, and Negeri Sunan. 2018. “Islam Nusantara: Moderasi Islam Di Indonesia.” Journal of Islamic Studies and Humanities 3 (2): 153–68. https://doi.org/https://doi.org/10.21580/jish.32.3160.
Akhmadi, Agus. 2019. “Moderasi Beragama Dalam Keragaman Indonesia.” Jurnal Diklat KeagamaanKeagamaan 13 (2): 45–55.
Bedong, Muhammad Ali Rusdi. 2020. Mainstreaming Moderasi Beragama Dalam Dinamika Kebangsaan. Pare-pare: IAIN Parepare Nusantara Press.
Busyro, Busyro, Aditiya Hari Ananda, and Tarihoran Sanur Adlan. 2019. “Moderasi Islam (Wasathiyyah) Di Tengah Pluralisme Agama Indonesia.” FUADUNA : Jurnal Kajian Keagamaan Dan Kemasyarakatan 3 (1): 1. https://doi.org/10.30983/fuaduna.v3i1.1152.
Dodego, Subhan Hi. Ali, and Doli Witro. 2020. “The Islamic Moderation and The Prevention of Radicalism and Religious Extremism in Indonesia.” Dialog 43 (2): 199–208. https://doi.org/10.47655/dialog.v43i2.375.
Fahri, Mohamad, and Ahmad Zainuri. 2019. “Moderasi Beragama Di Indonesia.” Intizar 25 (2): 95–100.
Faiqah, Nurul, and Toni Pransiska. 2018. “Radikalisme Islam Vs Moderasi Islam: Upaya Membangun Wajah Islam Indonesia Yang Damai.” Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman 17 (1): 33. https://doi.org/10.24014/af.v17i1.5212.
Fitriani, Shofiah. 2020. “Keberagaman Dan Toleransi Antar Umat Beragama.” Jurnal Studi Keislaman 20 (2): 179–92. https://doi.org/https://doi.org/10.24042/ajsk.v20i2.5489.
Hanafi, Imam. 2017. “Eksklusivisme, Inklusivisme, Dan Pluralisme: Membaca Pola Keberagamaan Umat Beriman.” Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman 10 (2): 388. https://doi.org/10.24014/af.v10i2.3848.
Junaedi, Edi. 2019. “Inilah Moderasi Beragama Perspektif Kemenag.” Harmoni 18 (2): 182–86. https://doi.org/10.32488/harmoni.v18i2.414.
Kopong, Kristoforus. 2021. “Menalar Hubungan Agama, Pancasila Dan Negara Dalam Membangun Moderasi Beragama Di Era Disrupsi Digital.” Atma Reksa : Jurnal Pastoral Dan Kateketik 6 (1). https://doi.org/https://doi.org/10.53949/ar.v6i1.123.
Kusnaka Adi Mihardja dan Harry Hikmat. 2003. Participatory Research Appraisal Dalam Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat. Bandung: Humaniora.
Norman K. Denzin dan Yvonnas S. Lincoln. 2009. Handbook of Qualitative Research. Jakarta: Pustaka Pelajar.
Saumantri, Theguh. 2022. “Konstruksi Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Perspektif Filsafat Agama.” Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin 24 (2): 164–80. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22373/substantia.v24i2.14854.
———. 2022. “The Dialectic of Islam Nusantara and Its Contribution To The Development of Religious Moderation In Indonesia.” FOKUS Jurnal Kajian Keislaman Dan Kemasyarakatan 7 (1): 57–67. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.29240/jf.v7i1.4295.
———. 2022. “The Harmonization of Religion and The State : A Study of The Indonesia Context.” Syekh Nurjati: Jurnal Studi Sosial Keagamaan 1 (1): 1–15.
Shihab, M. Quraish. 2020. Wasathiyyah: Wawasan Islam Tentang Moderasi Beragama. Tanggerang: Lentera Hati.
———. 2022. TOLERANSI: Ketuhanan, Kemanusiaan, Dan Keberagaman. Tanggerang: Lentera Hati.
Suadi, Amran. 2022. Filsafat Agama, Budi Pekerti, Dan Toleransi (Nilai-Nilai Moderasi Beragama). Jakarta: Kencana.
Sunarti, Sunarti, and Dwivelia Aftika Sari. 2021. “Religious Moderation As The Initial Effort To Form Tolerance Attitude of Elementary School.” AULADUNA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam 8 (2): 138. https://doi.org/10.24252/auladuna.v8i2a2.2021.
Syukron, Buyung. 2017. “Agama Dalam Pusaran Konflik (Studi Analisis Resolusi Terhadap Munculnya Kekerasan Sosial Berbasis Agama Di Indonesia).” Riayah : Jurnal Sosial Dan Keagamaan 2 (01): 1–28.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pernyataan Hak Cipta
Kesepakatan tentang Lisensi dan Hak Cipta
Dalam mengirimkan naskah ke Jurnal Abdi Makarti, penulis menyatakan bahwa:
Mereka telah diberi wewenang oleh rekan penulisnya untuk mengambil bagian dalam pengaturan ini.
Karya yang dideskripsikan sebelumnya belum pernah dipublikasikan secara resmi, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian kuliah, resensi, tesis, atau jurnal overlay yang diterbitkan.
Bahwa karya tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain,
Bahwa publikasinya telah disetujui oleh semua penulis dan oleh otoritas yang berwenang – secara implisit atau eksplisit – yakni dari lembaga tempat karya tersebut dikerjakan.
Mereka menjamin adanya hak untuk mereproduksi materi yang telah diterbitkan atau dilindungi hak cipta di tempat lain.
Mereka menyetujui lisensi dan perjanjian hak cipta ini.
Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan tulisannya di Jurnal Abdi Makarti menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License sehingga orang lain bisa berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya itu dan publikasi awal ada pada jurnal ini. - Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk membuat dan mendistribusikan karya turunan, tetapi hanya di bawah lisensi yang sama atau kompatibel.
- Pemberi lisensi mengizinkan orang lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan, termasuk untuk tujuan komersial.
- Sebelum dan selama proses pengiriman, penulis diizinkan dan dianjurkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya, di repositori kelembagaan atau di situs web mereka). Postingan semacam itu akan dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar.
Perizinan untuk Publikasi Data
Jurnal Abdi Makarti menggunakan berbagai waiver (pengabaian) dan lisensi, yang secara khusus dirancang untuk dan sesuai untuk pengolahan data:
Lisensi Atribusi Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
Dedikasi dan Lisensi Domain Publik Open Data Commons, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/
Lisensi penerbitan data lainnya dapat diizinkan sebagai pengecualian (tergantung persetujuan editor berdasarkan kasus per kasus) dan harus ditegaskan dengan pernyataan tertulis dari penulis yang akan dipublikasikan bersama artikel.
Data Terbuka dan Penerbitan serta Berbagi Perangkat Lunak
Jurnal ini berupaya untuk memaksimalkan replikabilitas penelitian yang dipublikasikan. Oleh karena itu, penulis diharuskan untuk membagikan semua data, kode, atau protokol yang mendasari penelitian yang dilaporkan dalam artikelnya. Pengecualian diperkenankan tetapi harus ditegaskan dalam pernyataan publik tertulis yang menyertai artikel tersebut.
Kumpulan data dan perangkat lunak harus disimpan dan diarsipkan secara permanen di repositori yang sesuai, tepercaya, umum, atau domain khusus (silakan lihat http://service.re3data.org dan/atau repositori perangkat lunak seperti GitHub, GitLab, Bioinformatics.org, atau sejenisnya).
Pengidentifikasi tetap terkait (misalnya DOI, atau lainnya) dari kumpulan data harus disertakan dalam data atau bagian sumber perangkat lunak artikel. Referensi kumpulan data dan perangkat lunak juga harus dimasukkan dalam daftar referensi artikel dengan DOI (jika tersedia). Jika tidak ada repositori data khusus domain, penulis harus menyimpan data mereka di repositori umum seperti ZENODO, Dryad, Dataverse, atau yang lainnya.
Data kecil juga dapat diterbitkan sebagai file data atau paket tambahan pada artikel penelitian, namun, penulis harus selalu lebih memilih deposisi dalam repositori data.









